17
September
2026
Kamis - : WIB

Desa Banjarsari Gabus Tergenang Banjir, Warga Harus Menggunakan Sampan untuk Beraktivitas

wartaphoto
2023/01/02 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. GABUS – Sejumlah desa di Kabupaten Pati masih terendam banjir hingga Senin (2/1/2023).

Salah satunya, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, yang mengalami banjir cukup parah. Bahkan di Dukuh Biteng, warga harus menggunakan sampan untuk beraktivitas. Sebab, seluruh akses jalan desa tergenang air.

Di sana, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.

Dukuh Biteng sendiri berada di sisi selatan alur Sungai Silugonggo yang airnya meluap.

Sunarti, warga Dukuh Biteng, Desa Banjarsari mengatakan, banjir yang melanda desanya itu terjadi sejak sabtu lalu.

“Di dalam rumah saya air setinggi lutut. Ini saya harus pakai perahu untuk beli bumbu masak di warung,” jelas dia.

Ia menuturkan, selama banjir melanda, aktivitasnya terganggu. Dirinya harus menggunakan perahu jika ke luar rumah.

Karena setiap tahunnya desanya itu menjadi langganan banjir, sehingga mayoritas warga memiliki perahu sebagai sarana transportasi saat banjir.

“Saat ini warga ada yang mulai mengeluh gatal-gatal dan diare. Kami perlu bantuan obat-obatan dan makanan,” tutur dia.

Sementara Kepala Desa Banjarsari, Sudiman menuturkan, saat ini hampir seluruh ruas jalan di desanya terendam banjir.

Bahkan, Pemdes juga meminjam perahu karet dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendistribusikan bantuan logistik pada warganya yang terdampak banjir.

Berdasarkan data yang ia miliki, setidaknya ada sebanyak 498 rumah di Banjarsari yang terendam banjir.

“Semua akses jalan desa lumpuh, tidak bisa dilewati kendaraan, sehingga masyarakat terisolasi. Warga kami membawa perahu untuk sarana transportasi darurat,” terang dia.

Ia menyebut, banjir terparah berada di Dukuh Biteng. Di sana ketinggian air mencapai 80 sentimeter hingga 160 sentimeter.

“Di area banjir yang terdalam, sampai setengah tinggi rumah,” jelas dia.

Ia menjelaskan, akibat banjir itu, sekira 90 hektar sawah juga terendam.

“Di sini kalau banjir biasanya cukup lama surutnya. Dulu pernah sampai tiga bulan baru surut,” jelas dia.

Ia menambahkan, saat ini warganya masih membutuhkan bantuan makanan. Namun demikian, sudah ada sejumlah donatur yang memberikan bantuan.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close