
WARTAPHOTO.NET. KAYEN – Fenomena tanah gerak terjadi di Dukuh Jaten Lor, Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Akibatnya, 30 rumah warga mengalami kerusakan.
Menurut perangkat desa Beketel, Rhian Ashari, empat di antara puluhan rumah yang terdampak fenomena tanah gerak itu mengalami kerusakan berat. Beberapa rumah juga dibongkar agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah.
Rata-rata, kerusakan rumah terletak pada bagian dinding dan lantai. Bahkan, salah satu rumah lantainya naik sampai 80 sentimeter.
Tak hanya itu, sejumlah rumah juga mengalami miring. Warga terpaksa menyangga dengan kayu agar rumahnya tidak roboh.
Rhian menjelaskan, peristiwa tanah gerak itu terjadi pada Senin (9/1/2023) lalu.
”Sebelumnya ada hujan lebat setelah itu beberapa rumah mengalami kerusakan,” terang dia saat ditemui media (17/1/2023).
Dia menjelaskan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati juga sudah mengecek ke lokasi.
Berdasarkan pengecekan, kondisi tanah di daerah tersebut tidak cocok untuk permukiman.
”Di atas ada retakan dan membuat akses jalan air (saat hujan). Tempat itu jangka panjang tidak baik untuk pemukiman,” tutur dia.
Sementara salah satu warga setempat, Ratemo mengungkapkan, terdengar suara gemuruh saat kejadian itu.
”Ternyata rumah (milik anaknya) naik. Rata-rata kerusakan di lantai dan dinding. Paling parah ya sini. Kalau tidak dibongkar rusak, roboh,” ungkap dia.
Selain rumah milik anaknya, rumahnya juga mengalami kerusakan di bagian dapur belakang. Lantainya juga mengalami kerusakan, retak-retak dan terancam longsor.
Meski demikian, ia masih tetap tinggal di rumahnya itu. Sementara anaknya mengungsi ke rumah saudara karena rumahnya dibongkar.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen