
WARTAPHOTO.net.–Salah satu yang khas dari kuliner Kabupaten Pati adalah citarasa bumbu yang kuat. Ada yang gurih, manis, pedas yang unik. Berbagai rempah diracik untuk mendapatkan citarasa yang khas. Kabar baik untuk yang hobi masak namun tak ingin ribet. Sekarang sudah ada bumbu racik komplit, namanya Burakom.
Burakom memiliki berbagai varian bumbu yang dijual. Antara lain seperti bumbu Nasi Gandul, Soto Kemiri, dan Mangut. Selain itu ada bumbu kuliner lainnya seperti gulai, tongseng dan opor. Produk bumbu racik komplet menjadi oleh-oleh yang patut dibawa pengunjung yang datang ke Kota Pati.
Sukarman, sang pemilik Burakom mengklaim bahwa dengan bumbu racik ini memasak jadi lebih mudah dan praktis.
“Tidak sulit untuk memasak sendiri dengan menggunakan bumbu racik Burakom. Sebab dalam kemasan produknya diberikan petunjuk cara memasaknya. Jadi bagi kalian yang rindu masakan khas Pati tapi sedang berada di luar kota, bisa bernostalgia dengan memasak sendiri di rumah, dengan bumbu racik, dipersilakan mencoba,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sukarman menjelaskan, produk bumbu racik bikinannya ini memiliki keunggulan tersendiri. Terutama dari segi bahannya yang berkualitas bagus dan tidak menggunakan bahan pengawet.
“Bumbu ini dibuat dari bahan rempah-rempah alami. Kami juga tidak memakai pengawet,” imbuhnya.
Sukarman mengaku terinspirasi membuat bumbu racik ini untuk lebih mengenalkan kuliner khas Pati kepada masyarakat luas. Sehingga mereka bisa mencoba memasak sendiri di rumah.
Permintaan produk bumbu racik ini cukup lumayan. Per bulan produksinya bisa mencapai 1.000 pcs. Produk bumbu raciknya dijual dalam dua bentuk kemasan. Yaitu kemasan 10 gram dan 25 gram. Kemasan 10 gram bisa untuk dibuat menjadi 6 sampai 8 porsi. Sedangkan kemasan 25 gram bisa dipakai untuk memasak 15 sampai 20 porsi.
“Harganya terjangkau. Produk bumbu racik kami bisa dibeli di pasar tradisional dan swalayan, salah satunya bisa dijumpai di Plaza Pragola. Pemasaran saat ini masih seputar di Pati dan Jepara,” paparnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati Hadi Santosa mengungkapkan, produk bumbu instan hasil produksi Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Mina Tani patut mendapatkan apresiasi.
“Bumbu instan ini tidak hanya mengenalkan betapa kayanya Indonesia akan rempah-rempah, tetapi juga mengenalkan kuliner asli Indonesia khususnya dari Kabupaten Pati,” paparnya.
Karena itu pemerintah selalu mendukung pengembangan IKM dengan memberikan fasilitasi promosi dan pelatihan-pelatihan yang diperlukan.
Reporter: Revan Zaen
Editor: A. Muhammad