16
September
2026
Rabu - : WIB

Spontan, Penjual Es Krim Keliling Ikut Ramaikan Kirab Budaya di Juwana

wartaphoto
2023/08/29 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO. NET. JUWANA- Sosok Wak Jenggot penjual keliling es krim yang biasa berjulan di sekitar Kecamatan Juwana jadi perhatian para penonton di acara Kirab Budaya HUT ke-78 RI yang diselenggarakan oleh Forkopimcam Juwana pada Minggu (27/8/23) siang.

Dengan ketrampilanya, Wak Jenggot menggunakan sepeda becak es krimnya menari dan berulang kali menjumpingkan roda sebelah kiri sepeda becaknya di sepanjang jalan.

Tak ayal, ketika melewati sepanjang Jalan Komodo rute kirab budaya, dirinya menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton kirab. Mereka merasa senang dengan atraksi tersebut. Para penonton sesekali berteriak sambil mengucapkan “Wak Jenggot, jumping terus ya, nanti tak beli es krimnya,” kata penonton.

Mendegar terikan tersebut, Wak Jenggot semakin bersemangat menjumpingkan roda sebelah kiri becak es krimnya itu.

Saat ditemui Wartaphoto.Net, dia pun berbagi cerita soal atraksi jumping di kirab budaya di Juwana ini.

“Awalnya, mulai dari rute kirab budaya proliman menuju pertigaan pasar Porda banyak penonton yang minta saya untuk menjumpingkan sepeda becak es krim saya, tapi tidak saya turuti,” kata dia.

“Setelah sampai di jalan Komodo, saya tertarik dengan peserta dari Desa Sejomulyo yang menampilkan sepeda bergoyang. Kemudian kita bareng- bareng meramaikanya. Apalagi sepanjang jalan tersebut banyak penonton yang kenal saya. Banyak penonton yang minta untuk menjumpingkan sepeda becak saya atau sepeda becaknya diolengkan,” lanjut pria yang bernama asli Solikhul Hadi ini.

Dia juga menceritakan awal mulanya mempunyai kekemampuan berjualan es krim sambil berjumpingan bersama sepeda becaknya tersebut.

“Saya mempunyai kemampuan jumping dengan sepeda becak itu semenjak tahun 2014. Awalnya cuma iseng, kosongan, nggak ada es krimnya, ternyata bisa. Sejak itulah saya berjumpimgan dengan sepeda becak sembari berjualan kalau ada yang minta. Kalau lagi gabut, saya berjumpingan juga biar ada yang membeli,” jelas pria asal Sulang, Kabupaten Rembang ini.

Ia juga mengatakan, dalam penjualan sehari-harinya, dia berkeliling di kampung-kampung dan juga mangkal di sejumlah sekolahan. Seperti di Nurul fikri, SMPN 3 Juwana dan lainnya. Di kalangan anak- anak, kebanyakan dirinya dipanggil dengan sebutan Wak Jenggot.

Reporter : Arton
Editor : A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close