16
September
2026
Rabu - : WIB

PKL Pasang Spanduk Protes, Tuntut Bisa Kembali Berjualan di Alun-Alun Pati

wartaphoto
2024/05/27 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Para Pedagang Kaki Lima (PKL) memasang sejumlah spanduk bernada protes di Alun-Alun Simpang 5 Pati, Senin (27/5/2024).

Mareka memprotes pemerintah daerah yang telah membuat kebijakan menjadikan kawasan Alun-Alun Pati sebagai zona larangan berjualan bagi PKL.

Terdapat empat spanduk berjajar menghadap Kantor Bupati Pati. Sepanduk-spanduk itu bertuliskan “Kami Butuh Penghidupan yang Layak!”, “Kembalikan Ladang Rezeki Kami”, “Jangan Diskriminasi Kami, Kami Minta Kadilan”, dan “Pulihkan Ekonomi Ex-PKL Alun-Alun Simpang Pati”.

Para PKL ini berharap pemerintah memperboleh mereka kembali berjualan di Alun-Alun Pati. Sebab, mereka menganggap lokasi relokasi PKL yaitu Alun-Alun Kembangjoyo sepi pengunjung.

Sejumlah perwakilan PKL beraudiensi dengan perwakilan pemerintah daerah di Ruang Rayung Wulan Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.

“Dua kali kami direlokasi, hasilnya tidak membantu perekonomian kami. Kami justru makin terpuruk,” kata Sapari, Koordinator PKL.

Dua tempat relokasi yang disediakan pemerintah daerah, lanjut Sapari, yaitu di Pusat Kuliner Pati belakang Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan dan Alun-Alun Kembangjoyo, kondisinya sangat sepi pengunjung.

“Di belakang GOR tidak ada perkembangan. Di Alun-Alun Kembangjoyo, sudah jalan dua tahun juga malah makin terpuruk,” jelas dia.

Sapari menyebut, ada 430-an PKL anggota paguyuban yang berharap agar bisa kembali berjualan di Alun-Alun Simpang 5 Pati.

Pihaknya pun berharap Pemkab Pati bisa memberikan solusi agar mereka tetap bisa berjualan di tempat yang mereka inginkan tanpa harus melanggar Peraturan Daerah (Perda).

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa, mengajak para PKL untuk berpikir bersama, mencari cara agar tempat relokasi PKL yaitu di Alun-Alun Kembangjoyo bisa kembali ramai pengunjung.

Pihaknya pun mengaku sudah mewacanakan beberapa alternatif. Seperti, membuat akses baru.

“Di antaranya membuat terobosan, jalan mau dibuat dari barat sampai ke tengah. Kita fungsikan Alun-Alun Kembangjoyo sebagaimana alun-alun,” tutur dia.

Hadi menjelaskan, wacana itu sudah masuk rencana kerja. Di Dinas Pekerjaann Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) juga sudah ada anggaran untuk melaksanakannya pada tahun mendatang.

“Masih menunggu survei, tapi yang jelas kami akan membuat yang terbaik, agar benar-benar difungsikan sebagai alun-alun yang nyaman bagi semua, baik bagi masyarakat umum maupun pelaku usaha,” jelas dia.

Sementara mengenai tuntutan para PKL agar bisa kembali berjualan di Alun-Alun Pati, Hadi mengatakan bahwa hal tersebut perlu dikoordinasikan dengan unsur pimpinan daerah, baik eksekutif maupun legislatif. Sebab, kebijakan tersebut berkaitan dengan Perda dan Peraturan Bupati (Perbup).

Reporter : Putra
Editor :  Revan Zaen.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close