16
September
2026
Rabu - : WIB

Mengenal Salsabila, Ketua Kopri PMII Komfakda Cabang Ciputat Asal Dukuhseti Pati

wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. SOSOK – Memiliki relasi yang luas adalah sebuah privilege yang memberikan dampak signifikan pada diri seseorang. Dengan jejaring yang luas, juga membuka peluang seseorang untuk belajar dari orang lain, mendapatkan mentor, bahkan memperluas peluang karier.

Relasi yang baik juga membantu dalam mengembangkan keterampilan interpersonal, memahami berbagai perspektif, dan meningkatkan kemampuan adaptasi dalam berbagai situasi.

Itulah yang didapatkan Salsabila Putri Azzahro, wanita asal Desa/Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, ketika berproses di sebuah organisasi.

Di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Salsabila juga menyempatkan waktu untuk berproses di organisasi intra dan ekstra kampus.

Ia aktif di DNK TV sebagai Head Of Digital Content. Serta, menjadi Ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) PMII Komisariat Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi (Komfakda) periode 2024-2025.

“Ketika saya berorganisasi, secara otomatis telah memberi banyak kebermanfaatan, baik untuk pengembangan pribadi saya maupun karier saya. Selain itu, saya dapat memperluas relasi dan jaringan, maupun banyaknya job yang saya dapat,” kata dia kepada Wartaphoto, (16/6/2024).

Wanita berusia 21 tahun yang merupakan anak pertama dari enam bersaudara ini mengaku mendapatkan banyak hal positif ketika berorganisasi. Terutama mampu memanage waktu di setiap aktivitas.

“Saya juga banyak belajar apa itu gaya kepemimpinan atau leadership, bagaimana cara menjadi leader yang mampu menguasai problem solving, dan yang terpenting sebagai leader harus punya manajemen waktu yang baik. Keterlibatan saya dalam organisasi sejak semester 2 juga membantu dalam belajar manage waktu berbagai aktivitas, seperti organisasi, freelancer saya sebagai host, MC (Master of Ceremony), note taker di beberapa acara kementerian, menjadi talent, serta mengurus KOL (Key Opinion Leader) di beberapa brand,” terang mahasiswi semester 6 ini.

Menurut Salsabila, dengan beroganisasi, membuat dirinya lebih disiplin, sehingga mampu menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan non-akademik.

“Pengalaman organisasi tidak hanya memperkaya diri dari segi akademis, tetapi juga perform akademik secara tidak langsung meningkat. Lagi dan lagi karena manajemen waktu yang baik dan keterampilan dalam berorganisasi sering kali membuat saya jauh lebih disiplin dan terstruktur, sehingga mampu menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan non-akademik,” jelas dia.

Selain itu, lanjut Salsa, soft skills yang diperoleh dari organisasi, membuat dirinya mampu menganalisa sebuah permasalahan yang dihadapi. Sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat untuk menyelesaikannya.

“Seperti kerja sama tim dan problem solving, juga bermanfaat untuk seorang leader yang mampu menganalisis dan mengidentifikasi penyelesaian masalah secara tepat efisien, ini berpengaruh bagi akademik,” tandas alumnus MAN 2 Kudus ini.

Penulis : Putra
Editor : A. Muhammad

Foto : Dok. Pribadi

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close