
WARTAPHOTO.NET. KUDUS – Puncak Songolikur merupakan salah satu puncak di Gunung Muria dengan ketinggian 1602 MDPL.
Di sisi selatan puncak tersebut, terdapat petilasan Sang Hyang Wenang dan Sang Hyang Wening. Kemudian di sisi utara puncak, terdapat tempat yang dikeramatkan, yakni Petilasan Sang Hyang Semar.
Untuk menuju puncak yang satu ini, para pendaki bisa melalui Desa Rahtawu, Kecamatan Gebok, Kabupaten Kudus. Selain itu, bisa juga lewat jalur Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.
Pendakian menuju ke puncak bisa ditempuh sekira tiga hingga empat jam. Untuk sampai di puncak, pendaki harus melewati sebanyak 6 pos.
Akses jalanya tidak terbilang sulit untuk dilalui, yakni berupa jalan cor. Pendaki juga bisa menyewa jasa ojek sampai Pertapaan Eyang Pandu.
Ada dua jalur pendakian lewat Desa Rahtawu untuk menuju ke puncak, yakni jalur Sendang Bunton dan jalur Trenggo. Namun, kebanyakan pendaki lewat jalur Sendang Bunton.
Kayla Hwan Tana, pelajar SMA Negeri 1 Juwana Kabupaten Pati, di masa liburan sekolah ini menghabiskan waktu bersama keluarganya di puncak Songolikur untuk mencari pengalaman.
Kayla mengaku, baru pertama kali mendaki ke puncak Songolikur. Dia pun merasa puas bisa mendaki sampai ke puncak.
“Rasanya lelah selama pendakian, akan tetapi setelah sampai di puncak, semua itu terbayar dengan keindahan alamnya. Kami bisa melihat matahari tenggelam langsung dari puncak, hamparan lautan awan putih, puncak Natas Angin dan Argopiloso. Ini adalah pengalaman yang menakjubkan,” kata Kayla.
Karena jarak pendakiannya tindak membutuhkan waktu lama, maka banyak pendaki pemula yang naik ke atas puncak songolikur. Kebanyakan dari mereka tidak berkemah atau tektok.
Reporter : Arton
Editor : A. Muhammad