16
September
2026
Rabu - : WIB

Sri Wulan Kembali Serap Aspirasi di Karangrowo: Fokus pada Penguatan Demokrasi

wartaphoto net
2024/02/26 pada Parlemen

WARTAPHOTO.net. Pati, 26 Februari 2024 – Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati menjadi lokasi ketiga yang dipilih oleh Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, untuk melaksanakan kegiatan Aspirasi Masyarakat (Asmas) DPR RI. Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB ini berhasil menarik perhatian 150 peserta dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng III (Pati, Blora, Grobogan, Rembang). Seperti dua kegiatan sebelumnya, tema yang diangkat kali ini adalah Penguatan Sistem Demokrasi Indonesia.

Sri Wulan, dalam sambutannya, menegaskan bahwa demokrasi adalah pondasi utama yang harus terus dijaga dan diperkuat oleh seluruh elemen bangsa. “Demokrasi bukan sekadar sistem pemerintahan, tetapi juga cara kita hidup bersama dalam keberagaman. Kita harus menjaga agar demokrasi ini tetap hidup dan relevan dengan kondisi masyarakat yang terus berubah,” ucapnya dengan penuh semangat.

Menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam demokrasi, Sri Wulan mengajak peserta untuk lebih aktif dalam menyampaikan aspirasi mereka. “Keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi bukan hanya hak, tapi juga tanggung jawab. Jangan pernah ragu untuk menyuarakan pendapat Anda, karena suara Anda adalah suara demokrasi,” tegas anggota DPR RI asli Pati ini.

Narasumber utama, Dr. M.A. Irfan Rahmana, M.M., seorang akademisi dan pakar politik, memberikan pandangan mendalam tentang tantangan yang dihadapi demokrasi Indonesia saat ini. Menurut Irfan, tantangan terbesar yang dihadapi demokrasi di Indonesia adalah menjaga keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab. “Kita harus memahami bahwa kebebasan yang diberikan oleh demokrasi harus disertai dengan tanggung jawab. Masyarakat perlu diberdayakan untuk memahami dan menggunakan kebebasan ini secara bijak,” jelasnya.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para peserta menyampaikan berbagai pandangan mengenai isu-isu seperti korupsi, transparansi pemerintah, dan peran media dalam menjaga demokrasi. Beberapa peserta juga menyoroti pentingnya pendidikan politik di tingkat akar rumput untuk menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan hak dan kewajiban mereka dalam demokrasi.

Sri Wulan merespons dengan menekankan bahwa pendidikan politik harus dimulai dari keluarga dan komunitas. “Kita perlu menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat. Dengan cara ini, kita dapat membentuk generasi yang tidak hanya memahami demokrasi, tetapi juga mampu menjaganya,” ujarnya.

Irfan Rahmana menambahkan bahwa transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama dalam pemerintahan yang demokratis. “Pemerintah harus bekerja dengan transparansi, dan masyarakat harus berani meminta pertanggungjawaban. Ini adalah kunci untuk memastikan bahwa demokrasi bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan hanya untuk segelintir elit,” katanya.

Acara Asmas ini tidak hanya menjadi ajang untuk mendengar aspirasi, tetapi juga untuk memperkuat ikatan antara wakil rakyat dan masyarakat. Sri Wulan berharap acara semacam ini dapat menjadi katalisator bagi terciptanya demokrasi yang lebih kuat dan inklusif di Indonesia.

“Demokrasi yang kita inginkan adalah demokrasi yang melibatkan semua orang, tanpa terkecuali. Saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi Anda di parlemen dan memastikan bahwa suara Anda didengar,” pungkas Sri Wulan dengan optimisme.

Dengan berakhirnya acara ini, Sri Wulan sekali lagi menunjukkan dedikasinya dalam memperjuangkan demokrasi di Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan antara dirinya dengan konstituennya di Dapil Jateng III.

Reporter: Revan

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close