
WARTAPHOTO.net. Pati. Desa Sembaturagung, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati menjadi saksi penutupan rangkaian kegiatan Aspirasi Masyarakat (Asmas) DPR RI yang digelar oleh Hj. Sri Wulan, S.E., M.M. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB, pada 28 Februari 2024 ini dihadiri oleh 150 peserta. Mereka berasal dari masyarakat umum di Dapil Jateng III (Pati, Grobogan, Rembang, Blora). Dengan tema penguatan sistem demokrasi Indonesia, Sri Wulan dan narasumber Dr. M.A. Irfan Rahmana, M.M., kembali menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan memperkuat demokrasi.
Sri Wulan dalam pidato pembukaannya menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya soal suara pada saat pemilu, tetapi juga bagaimana masyarakat terlibat dalam setiap proses pengambilan keputusan yang mempengaruhi hidup mereka. “Demokrasi yang sejati adalah demokrasi yang terus hidup setiap hari, bukan hanya pada hari pemilihan. Partisipasi aktif Anda semua sangat penting dalam menjaga demokrasi tetap kuat dan sehat,” ujar Sri Wulan dengan tegas.
Ia juga mengingatkan bahwa keberlanjutan demokrasi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi masyarakat. “Demokrasi yang berkelanjutan hanya bisa tercapai jika kita semua, sebagai warga negara, berperan aktif dalam setiap prosesnya. Jangan biarkan demokrasi kita hanya menjadi ritual tahunan tanpa makna,” tambahnya.
Dr. M.A. Irfan Rahmana, M.M., narasumber yang kerap menjadi mitra diskusi dalam rangkaian Asmas ini, memberikan penekanan pada peran edukasi politik dalam memperkuat demokrasi. “Edukasi politik harus menjadi prioritas, terutama di daerah-daerah yang mungkin belum banyak tersentuh informasi. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat akan lebih siap untuk berperan aktif dalam demokrasi dan menjaga agar proses demokrasi tetap berada di jalur yang benar,” paparnya.
Diskusi yang diadakan selama acara berlangsung menarik perhatian peserta yang antusias menyampaikan berbagai pandangan terkait isu-isu seperti perlunya peningkatan transparansi dalam pemerintahan, pengawasan yang lebih ketat terhadap kebijakan publik, serta peran media sebagai pilar demokrasi. Salah satu peserta menyoroti bahwa informasi yang akurat dan tidak bias sangat penting untuk mendukung partisipasi masyarakat dalam demokrasi.
Merespon hal ini, Sri Wulan menegaskan bahwa peran media dalam menyampaikan informasi yang benar sangat krusial. “Media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar dan berimbang agar dapat membuat keputusan yang tepat dalam demokrasi,” jelasnya.
Di akhir acara, Sri Wulan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh peserta yang telah aktif berpartisipasi dalam rangkaian Asmas. Ia juga berjanji untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di parlemen. “Saya berkomitmen untuk selalu mendengar dan memperjuangkan suara Anda di parlemen. Mari kita bersama-sama menjaga demokrasi kita agar terus tumbuh dan berkembang,” tutupnya dengan penuh optimisme.
Rangkaian Asmas ini tidak hanya menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, tetapi juga menjadi ajang edukasi politik yang sangat diperlukan. Dengan berakhirnya kegiatan ini, Sri Wulan telah berhasil membangun dialog yang konstruktif dengan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmennya dalam menjaga demokrasi yang berkelanjutan di Indonesia.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad