16
September
2026
Rabu - : WIB

Ternyata PT. HWI 2 Batangan Pati Pernah Menolak Penawaran Kerjasama dengan Pemdes Setempat

wartaphoto net
2024/09/07 pada Berita

WARTAPHOTO.net.BATANGAN. Polemik terjadi diantara manajemen PT HWI 2 dengan pemerintah desa sekitar, lantaran belum adanya kesepakatan kerjasama antara kedua belah pihak. Utamanya, setelah manajemen PT HWI 2 di Kecamatan Batangan Kabupaten Pati yang belakangan diketahui ternyata pernah menolak proposal penawaran kerjasama dari pemerintah desa setempat.

Pihak Desa menawarkan kerjasama melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk diberi kesempatan sebagai supplier ke pabrik sepatu Penanaman Modal Asing (PMA) tersebut. Alasan penolakannya waktu itu, oleh pihak manajemen yakni Uyeng, yang telah memberikan kuasanya kepada Kustini untuk mengurusi persoalan supplier atau vendor ke pabrik. Hal ini terjadi di bulan Juni 2024. Uyeng sendiri adalah Senior Manager GA, wakil managemen yang berkaitan dengan hubungan lingkungan sekitar.

Ketua BUMDesa Tambak Jaya, Faisol, membenarkan hal tersebut.

“Benar, kami pernah mengajukan proposal penawaran kerjasama sebagai supplier ke pabrik sepatu HWI 2 tapi sayangnya ditolak oleh pihak manajemen. Waktu itu dari manajemen bilang sudah menunjuk Bu Kustini, orang dari luar Kabupaten Pati sebagai vendor pabrik,” kata Faisol.

Padahal, lanjutnya,  sudah banyak diketahui bahwa BUMDes Tambak Jaya ini merupakan salah satu BUMDes terbaik yang dimiliki Kabupaten Pati bahkan pernah menyandang gelar sebagai BUMDes terbaik kedua se-Jawa Tengah tahun 2020 dengan pengalaman dan legalitas usahanya sudah sangat lengkap.

“Harapan kami sebagai warga yang terdampak langsung akan keberadaan pabrik sepatu ini, bisa ikut merasakan dampak positif yang bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Karena tidak semua warga bisa dan berkesempatan bekerja di pabrik,” ungkapnya.

Lebih lanjut,  Faisol meminta manajemen pabrik tersebut untuk mengakomodasi keinginan pemerintah desa dan warganya.

“Disamping itu, kami dari Desa Bumimulyo dan Desa Ketitangwetan juga telah membentuk BUMDesma yang tentunya mempunyai kekuatan dan kemampuan yang lebih baik dalam mengeksekusi pekerjaan-pekerjaan yang bisa dikerjasamakan,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Manajemen PT HWI melalui Uyeng, menyebut bahwa pihaknya pada dasarnya punya komitmen kerjasama degan pemerintah desa.

“Secara komitmen PT. HWP bekerja sama dengan Pemerintahan Desa. Namun,  soal nanti pemerintah Desa mau menujuk BUMDes atau lembaga lain, perusahaan tidak ikut campur. Yang penting memenuhi kualifikasi perusahaan dan oemerintah desa bertanggung jawab,” terang Uyeng.

(Wartaphoto)

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close