16
September
2026
Rabu - : WIB

Mahasiswa IAIN Kudus Gelar Penyuluhan Pentingnya Bijak Bermedia Sosial bagi Remaja di PP Nurul Huda Kajen

wartaphoto net
2024/11/08 pada Jurnalis Warga

WARTAPHOTO.net. Pati – Di era digital yang serba terhubung ini, media sosial menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda. Berangkat dari fenomena ini, Muhammad Ridlwan Maulana, mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Kudus, menggelar penyuluhan dengan tema “Bermedia Sosial di Kalangan Remaja” di Pondok Pesantren Nurul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati.

Acara yang berlangsung pada Rabu malam, 6 November 2024 pukul 19.40 WIB ini dihadiri oleh 25 santri pondok tersebut. Penyuluhan ini juga merupakan bagian dari tugas mata kuliah Public Speaking yang diampu oleh Primi Rohimi, S.Sos., M.S.I.

Dalam penyuluhan ini, Ridlwan menyampaikan berbagai poin penting tentang pemahaman dasar media sosial di kalangan remaja, termasuk platform-platform populer seperti WhatsApp, Instagram, Twitter, dan TikTok. Menurutnya, media sosial bagi remaja tidak hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga merupakan sarana bagi mereka untuk mengekspresikan diri, mencari identitas, serta mengikuti tren terkini. Remaja dapat membagikan foto, video, serta aktivitas sehari-hari, sekaligus mengakses konten dari seluruh dunia.

Ridlwan menjelaskan bahwa dampak media sosial bagi remaja terbagi menjadi dua sisi, yaitu dampak positif dan negatif. Dari sisi positif, media sosial membantu meningkatkan komunikasi, memungkinkan ekspresi diri dan kreativitas, memberikan akses informasi dan edukasi, serta memperluas dukungan sosial. Namun, ada pula dampak negatifnya, seperti risiko kecanduan yang bisa mengganggu konsentrasi, ancaman cyberbullying, munculnya kecemasan sosial, serta potensi rendahnya kepercayaan diri akibat tekanan dari media sosial.

“Media sosial dapat memberikan peluang besar bagi perkembangan remaja, tetapi penggunaannya perlu diawasi agar dampak negatif bisa diminimalkan,” ujar Ridlwan dalam pesannya. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran diri bagi para remaja dalam memilih konten yang mereka konsumsi. “Harapannya, dalam menghadapi globalisasi media sosial yang sangat pesat ini, kita bisa memilah dan memilih mana yang bermanfaat sehingga tidak terjerumus dalam hal-hal negatif,” lanjutnya.

Penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih dalam kepada para santri Pondok Pesantren Nurul Huda tentang bagaimana memanfaatkan media sosial secara bijak dan produktif, serta membekali mereka dengan cara-cara untuk menghindari dampak negatif yang mungkin timbul. Dengan informasi yang lebih mendalam ini, Ridlwan berharap agar remaja, khususnya para santri, dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas dan mampu menghadapi tantangan era digital secara positif.

Jurnalis Warga: Muhammad Ridlwan Maulana

(Mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Kudus)

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close