16
September
2026
Rabu - : WIB

Ratusan Warga Tluwah Diduga Keracunan Makanan Hajatan, Posko Kesehatan Didirikan

wartaphoto net
2024/12/25 pada Berita, Juwana

WARTAPHOTO.net. JUWANA. Sebanyak 138 warga Desa Tluwah, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, diduga mengalami keracunan makanan setelah menghadiri sebuah hajatan. Warga yang mengeluhkan gejala demam, muntah, hingga diare segera dilarikan ke berbagai fasilitas kesehatan terdekat.

Pantauan di Balai Desa Tluwah pada Rabu (25/12), Puskesmas Juwana telah mendirikan posko kesehatan darurat. Warga yang mengalami gejala terus berdatangan untuk mendapatkan perawatan medis.

Dewi Yuliani, Kaur Kesejahteraan Desa Tluwah, menyampaikan bahwa hingga pagi ini total warga yang diduga keracunan mencapai 138 orang. Dari jumlah tersebut, 8 orang dirawat di RS Budi Agung, 18 orang di Puskesmas Juwana, 2 orang di RSUD RAA Soewondo, dan 4 orang di RS Mitra Bangsa.

“Update per hari ini, (Rabu, 25/12/24) ada 2 warga yang masih dirawat di Puskesmas Juwana dan 97 warga lainnya menjalani perawatan rawat jalan,” ungkap Dewi saat ditemui di lokasi.

Laporan awal dugaan keracunan diterima pada Selasa (24/12) sore. Dewi menjelaskan, mulanya hanya beberapa warga yang menunjukkan gejala seperti demam dan muntah.

“Ketika kami cek ke RS Budi Agung, ternyata sudah banyak warga kami yang dirawat. Kami lanjutkan pengecekan ke puskesmas, ada 2 yang rawat jalan di sana,” terangnya.

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, ditemukan lebih banyak warga dengan gejala serupa di desa. Pemerintah desa bekerja sama dengan Puskesmas Juwana segera mendirikan posko kesehatan darurat untuk menangani kasus ini.

“Kami berkoordinasi agar semua bidan diterjunkan membantu sejak magrib hingga pukul 23.00 WIB malam tadi,” ujar Dewi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia, menyatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat. “Kami membuka posko kesehatan di Balai Desa Tluwah untuk memberikan pengobatan kepada warga. Pasien dengan gejala ringan diberi rawat jalan, sementara yang mengalami gejala berat, seperti muntah parah dan diare hingga dehidrasi, dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya.

Aviani memastikan tim kesehatan terus memantau kondisi warga mengalami keluhan demam ringan. Sementara yang kategori berat dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat.

“Kita memberikan pengobatan sementara untuk warga masyarakat yang terdampak. Untuk yang ringan rawat jalan. Bagi terlihat berat muntahnya banyak dan diare dehidrasi kita lakukan rujukan ke beberapa rumah sakit terdekat dengan lokasi kejadian,” pungkasnya.

Reporter: Arton

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close