
WARTAPHOTO.NET. PATI – Teater ISMI SMKN Jateng di Pati baru saja menggelar pentas produksi ke-6 dengan membawakan naskah “Ayahku Pulang” karya Usmar Ismail. Pertunjukan yang berlangsung di Aula sekolah pada Selasa (17/6/2025) malam ini sukses memukau penonton dengan cerita yang menyentuh hati.
Pentas produksi ini mengisahkan tentang Raden Saleh, seorang ayah yang kembali ke rumah setelah 20 tahun meninggalkan keluarganya. Namun, kepulangannya disambut dengan penolakan keras dari putra sulungnya, Gunarto, yang merasa telah kehilangan sosok ayah selama ini. Konflik keluarga pun memanas, hingga akhirnya sang ayah terpaksa pergi kembali dan ditemukan tidak bernyawa di bawah jembatan.
Kepala SMKN Jateng di Pati, Suprapto mengapresiasi penampilan siswa-siswinya yang mampu tampil apik dalam pertunjukan tersebut. Ia berharap, ke depan Teater Ismi terus eksis dalam menghadirkan produksi dengan tema-tema lain.
“Mereka sudah menampilkan yang terbaik, di produksi ke-6 judul ‘Ayahku Pulang’. Saya menyambut baik akan eksisnya teater Ismi sampai titik ini yaitu sudah ke enam. Ke depan saya berharap terus terlaksana pentas-pentas semacam ini yang menjadi contoh baik dan motivasi siswa lain dalam berkarya,” kata dia.
Sutradara Erza Dwi juga mengaku bahwa membawakan naskah realis ini merupakan tantangan, namun berhasil dijawab dengan baik oleh anak-anak Teater ISMI.
“Alhamdullah, hal itu terjawab atas sajian pentas anak-anak teater Ismi ini. Semoga dengan pengalaman ini, anggota teater Ismi menjadi lebih kreatif,” jelas dia.
Penasihat sekaligus pendiri Teater ISMI, Mast Oim, mengapresiasi kesuksesan pentas ini dan berharap agar Teater ISMI terus eksis dan berkembang.
“Istiqomah itu penting, agar teater di Kabupaten Pati terhidupi. Lambat laun, tunas-tunas itu akan menjadi banyak dan berkembang,” harap dia.
Mast Oim juga menekankan pentingnya kritik dan saran yang membangun untuk keberlangsungan Teater ISMI.
“Mereka semua baru belajar, mereka butuh evaluasi, sehingga ke depan harapannya bisa menghadirkan produksi lebih baik lagi,” pungkas dia.
(*/wartaphoto).