16
September
2026
Rabu - : WIB

Meriahnya Kirab Luwur Makam Syekh Jangkung Kayen Pati

wartaphoto net
2025/01/11 pada Berita, Muria Raya, Pati

WARTAPHOTO.NET. KAYEN – Ribuan warga tumpah ruah dalam perayaan kirab luwur  makam Syekh Jangkung di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Sabtu (11/1/2025) siang. Acara tahunan ini menjadi momen sakral bagi masyarakat setempat untuk menghormati sosok ulama karismatik yang turut menyebarkan Islam di wilayah Pati.

Kirab dimulai dengan mengarak luwur makam Syekh Jangkung, diikuti punggawa makam, Paguyuban Kawula Karaton Surakarta, panji-panji, hingga gunungan. Prosesi ini menjadi simbol penghormatan kepada waliullah Syekh Jangkung atau yang dikenal dengan nama Saridin.

Selain luwur, gunungan hasil bumi juga menjadi daya tarik tersendiri. Gunungan ini berisi berbagai jenis hasil pertanian dan perkebunan sebagai simbol kemakmuran dan kesuburan. Setelah diarak keliling desa, gunungan akan diperebutkan oleh warga.

Ketua Yayasan Makam Syekh Jangkung, Samaun, menjelaskan bahwa kirab luwur merupakan tradisi tahunan yang telah berlangsung selama 384 tahun.

“Luwur ini merupakan penutup makam. Prosesi penggantian luwur dilakukan setiap tahun sebagai bentuk perawatan dan penghormatan,” ujar dia.

Sosok Syekh Jangkung
Ia menjelaskan, Syekh Jangkung dikenal sebagai sosok ulama yang rendah hati dan humoris. Ia merupakan murid dari Sunan Kudus dan telah banyak berkontribusi dalam menyebarkan Islam di wilayah Pati.

“Syekh Jangkung adalah sosok yang sangat dihormati oleh masyarakat. Beliau selalu siap membantu siapa saja yang membutuhkan,” ucap Samaun.

Warisan Budaya
Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pati, Endah Murwaningrum, mengungkapkan bahwa kirab luwur bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga menjadi warisan budaya yang sangat berharga.

“Acara ini mengajarkan kita tentang pentingnya menghormati sejarah dan tradisi leluhur,” kata dia saat memberikan sambutan sebelum acara kirab dimulai.

Endah menuturkan, kirab luwur juga memiliki nilai-nilai luhur seperti gotong royong, toleransi, dan rasa persatuan.

“Acara ini mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memperkuat identitas budaya masyarakat Pati,” pungkas dia.

Reporter : Putra
Fotografer : Ragil K
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close