17
September
2026
Kamis - : WIB

Parade Sewu Kupat Berlangsung Meriah, Bupati Kudus Ingin Catatkan Tradisi Ini ke Rekor MURI

WARTAPHOTO.NET. KUDUS – Ribuan warga meriahkan Parade Sewu Kupat yang berlangsung di kawasan Taman Ria Colo, Dawe, Kudus, Jawa Tengah, Senin (7/4/2025).

Acara yang digagas oleh mantan Bupati Kudus, Mustofa, pada tahun 2007 ini berlangsung meriah dan menjadi daya tarik wisata tahunan di Kabupaten Kudus selain wisata religi. Acara ini biasanya digelar saat Lebaran Ketupat atau tujuh hari setelah Hari Raya Idulfitri.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, di dampingi wakil Bupati Kudus, Belinda, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya pada acara parade ini. Sebagai wujud apresiasi, Pemerintah Kabupaten Kudus berencana akan mencatatkan Parade Sewu Kupat ke Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Parade Sewu Kupat adalah kebanggaan kita bersama. Oleh sebab itu, pemerintah harus hadir. Tahun 2026 nanti akan kami selenggarakan acara yang lebih meriah agar bisa mencatat Rekor Muri,” kata Sam’ani.

Selain itu, Sam’ani juga mengucapkan terimakasih untuk para penggagas.

“Acara ini bukan hanya punya muatan kebudayaan, tapi juga punya nilai luhur seperti yang diajarkan Sunan Muria. Acara ini harus menjadi destinasi nasional dan internasional,” ucap Sam’ani.

Sementara itu, mantan Bupati Kudus, H Mustofa, yang saat itu turut hadir merasa terharu dan menyambut baik rencana pencatatan Parade Sewu Kupat ke Rekor MURI oleh Pemkab Kudus.

“Kudus ini adalah kota religi dan agamis. Menjaga tradisi ‘kupatan’ adalah wujud rasa hormat kepada para wali yang telah mengajarkan kita agama, kebudayaan, kesenian, dan toleransi yang baik,” ucap Mustofa.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Murtikah mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam proses pencatatan Rekor MURI. Selain Jumlah gunungan ketupat, acara ini harus dikemas semenarik dan sebagus mungkin. Seperti misal menata gunungan di sepanjang jalur menuju Taman Ria Colo dan Makam Sunan Muria.

“Acara untuk rekor MURI ini harus menarik, tidak hanya dikirab seperti biasanya tapi juga harus ditata semenarik mungkin. Bentang alam Pegunungan Muria ini kan sangat unik, saya membayangkan jika ‘kupat lepet’ ini disusun di sepanjang jalan yang berkelok pasti akan terlihat menarik,” kata Murtikah.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, didampingi wakil Bupati Kudus, Belinda, membuka acara Parade Sewu Kupat yang berlangsung di kawasan Taman Ria Colo, Dawe, Kudus, Jawa Tengah, Senin (7/4/2025).

Petugas tandu gunungan ketupat melewati ribuan pengunjung yang hadir dalam acara Parade Sewu Kupat yang berlangsung di kawasan Taman Ria Colo, Dawe, Kudus, Jawa Tengah, Senin (7/4/2025).

Petugas menata 23 gunungan ketupat pada acara Parade Sewu Kupat yang berlangsung di kawasan Taman Ria Colo, Dawe, Kudus, Jawa Tengah, Senin (7/4/2025).

Pengunjung menunjukkan ketupat hasil rebutan saat Parade Sewu Kupat yang berlangsung di kawasan Taman Ria Colo, Dawe, Kudus, Jawa Tengah, Senin (7/4/2025).

Setelah dinilai oleh para juri dan doa bersama, panitia mempersilakan pengunjung untuk mengambil ketupat yang tersusun di gunungan ketupat.

Reporter & Fotografer : Ragil Kuswanto
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close