16
September
2026
Rabu - : WIB

Sahabat Kastomo Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Jakenan

wartaphoto
2024/03/23 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Sepekan lebih sejumlah desa di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, tergenang banjir. Aktivitas warga pun menjadi terganggu karena banjir belum sepenuhnya surut.

Banjir tidak hanya menggenangi permukiman warga, namun juga jalan desa hingga areal persawahan.

Merasa prihatin atas kondisi warga yang belum sepenuhnya bisa beraktivitas normal, Kastomo, pria yang ikut terjun dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Pati 14 Februari 2024 lalu, kembali mengirimkan bantuan ke sejumlah desa terdampak banjir. Dalam menyalurkan bantuan, Ia dibantu para relawan “Sahabat Kastomo”.

Untuk diketahui, Kastomo merupakan Caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dipastikan masuk dalam jajaran anggota dewan Pati 2024-2029.

Pada Jumat (22/3/2024) kemarin, Sahabat Kastomo kembali memberikan bantuan berupa mi instan ke Desa kedungmulyo, Ngastorejo, Sonorejo, Sidoarum, dan Karangrowo, Kecamatan Jakenan.

“Bantuan di Dukuh Ngasinan Sonorejo. Di sana ada 300 KK (kepala keluarga) terdampak banjir. Selain itu juga banyak sawah yang terendam. Semoga air cepat surut,” kata Kastomo di sela-sela memberikan bantuan kepada warga Sonorejo.

“Selain di sini (Sonorejo), kami juga menyalurkan bantuan ke Ngastorejo dan Karangrowo. Total sudah lima desa yang kami bantu,” lanjut dia.

Kastomo berharap, para dermawan di Pati juga tergugah hati untuk turut serta membantu warga terdampak banjir. Apalagi musibah banjir ini terjadi di bulan Ramadan. Sehingga ia menilai jika warga sangat membutuhkan makanan siap saji untuk sahur maupun berbuka puasa.

“Saya ajak warga Pati untuk bersama-sama bahu membahu meringankan beban saudara kita terdampak banjir dengan cara menyisihkan sedikit harta untuk membantu mereka,” ujar dia.

Selain memberikan bantuan, Kastomo juga menyoroti sejumlah permasalahan yang disinyalir menjadi penyebab terjadinya banjir di Bumi Mina Tani. Mulai dari adanya tambang di wilayah Pegunungan Kendeng hingga belum selesainya pengerjaan kolam tambat kapal di Juwana.

“Terkait reboisasi di wilayah Kendeng ini juga sangat penting dilakukan, mengingat di sana sudah banyak alih fungsi hutan dari yang semula jati menjadi tanaman jagung.  Penambangan batu kapur di wilayah Kendeng juga harus disikapi, bagaimana pihak-pihak terkait memberikan hak dan kewajibannya untuk lingkungan,” jelas dia.

Selain permasalahan di Kendeng, Kastomo juga berharap agar pemerintah mempercepat proses pembangunan kolam tambat kapal yang berada di Pulau Seprapat Juwana. Mengingat, saat ini banyak kapal berkapasitas besar yang parkir di muara sungai dan menjadi tembok penghalang laju aliran air kiriman dari hulu menuju laut lepas. Hal itu tentu menjadi salah satu faktor penyebab melubernya Sungai Silugonggo.

“Memang dalam hal penanganan banjir, perlu duduk bersama antara pemerintah, masyarakat dan wakil rakyat. Tidak hanya teori saja tapi real action (aksi nyata),” tandas Kastomo.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close