
WARTAPHOTO.NET. DUKUHSETI – Sejumlah sound system (horeg) dari Jawa Timur dan Jawa Barat telah tiba di Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Pati, pada Jumat (2/5/2025) malam. Di antaranya adalah Riswanda, Sinar Musik, Zulfaiz Audio, Blizzard Audio, hingga Sriwijaya Audio.
Tak hanya itu, sound “horeg” lokal dari beberapa desa di Kecamatan Dukuhseti rencananya juga turut meramaikan karnaval sedekah bumi Desa Ngagel pada Minggu (4/5/2025) siang.
Sedangkan Check Sound akan dilaksanakan secara bersamaan di Dukuh Penggung, Dukuh Cepoko, Dukuh Ngagel Lor dan Dukuh Krajan pada Sabtu (3/5/2025) malam pada pukul 19.30 hingga 22.30 WIB.
Total akan ada 37 sound horeg yang meramaikan gelaran sedekah bumi di desa tersebut pada tahun ini.
Salah satu warga Desa Ngagel, Suwandi menuturkan, sebutan “sound horeg” berasal dari bahasa jawa yang berarti bergetar. Menurutnya, suara yang dihasilkan dari sound yang tersusun rapi di belakang truk tersebut tak hanya memunculkan nada yang tinggi, namun juga mampu menggetarkan benda-benda yang dilalui.
“Kalau mengamati secara langsung belum tahu kapan bahasa horeg itu digunakan untuk sound. Mungkin ya memang getarannya itu, orang jawa menyebutnya horeg,” tuturnya.
Pada akun resmi Desa Ngagel, beberapa jadwal kegiatan pun telah disusun. Termasuk penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas keluar masuk Desa Ngagel.
Ketua RT 05 RW 04 H. Subari menjelaskan, beberapa ruas jalan yang dialihkan nantinya adalah jalan Desa Ngagel menuju Dukuh Penggung ditutup untuk kendaraan roda 4 mulai Sabtu (3/5/2025) pagi. Sedangkan untuk kendaraan roda 2 masih bisa melintasi.
Sedangkan untuk ruas jalan Desa Ngagel menuju Desa Grogolan nanti akan dialihkan melalui jalan alternatif, mengingat jalan-jalan utama tersebut telah disterilkan untuk kegiatan masyarakat.
“Nanti Sabtu setelah magrib kita ada doa bersama di beberapa jalan desa, sehingga ditutup sementara,” ungkapnya, saat mengikuti rapat RT rutinan.
Sementara untuk memperlancar kegiatan ini, H. Subari mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas dan keamanan wilayah masing-masing.
“Yang terpenting kita tetap manjaga keamanan, ketertiban bersama, agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala yang berarti,” pungkasnya.
Reporter : Dimas
Editor : Revan Zaen