
WARTAPHOTO.NET. BLORA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar workshop kepada puluhan warga dan relawan di wilayah Blora, Selasa (17/6/2025). Kegiatan yang dilangsungkan di Waroeng nDeso Todanan ini dilatarbelakangi oleh fenomena kemarau basah di Blora belakangan ini yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan tanah longsor.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, serta Anggota Komisi V DPR RI Haryanto yang membuka secara resmi kegiatan ini.
Menurut Haryanto Kabupaten Blora tergolong rawan bencana. Sehingga workshop pemberdayaan masyarakat di bidang pencarian dan pertolongan sangat penting untuk digelar.
“Kami mendukung kegiatan ini dan ikut hadir memotivasi para peserta. Supaya manakala ada bencana alam, tidak tertumpu pada institusi Basarnas saja. Masyarakat juga ikut peduli dan membantu,” kata dia.
Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Blora, Mulyowati, membenarkan jika wilayah Blora memang termasuk daerah rawan kebencanaan. Apalagi kondisi cuaca saat ini tergolong ekstrem.
“Ini seharusnya sudah kemarau, tapi karena ada fenomena hidrometeorologi, curah hujan tidak bisa diprediksi, kemarau basah, maka potensi banjir dan longsor lumayan tinggi,” kata dia.
Ia menambahkan, ada sebanyak 61 desa/kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan mengalami banjir bandang.
“Maka kami sangat mendukung kegiatan pelatihan para relawan ini, yang dikemas menjadi kesiap-siagaan menghadapi bencana. Paling tidak sebelum terjadi bencana banjir dan lainnya, semua sudah dilatih, relawan sudah siap siaga,” tutur dia.
Sementara itu Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono menyampaikan, lokasi pelaksanaan workshop ini disesuaikan dengan kerawanan bencana yang ada, yaitu banjir.
“Kami memiliki kewajiban memberikan ilmu dan pembekalan untuk masyarakat di wilayah terdampak, sehingga masyarakat punya ilmu bagaimana cara menyelamatkan diri dan membantu orang lain,” ucap dia.
Dalam workshop itu, pihaknya memberikan materi tentang teknik pertolongan terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Reporter : Dimas
Editor : Revan Zaen