17
September
2026
Kamis - : WIB

Festival Kali Juwana ke 6, Momentum  untuk Merekayasa Ulang Tata Sungai

wartaphoto
2025/07/27 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Jaringan Masyarakat Peduli Sungai Juwana (Jampisawan) kembali menggelar Festival Kali Juwana ke 6 dengan tema “Reka Malih: Restorasi Sungai, Merawat Peradaban”. Festival ini berlangsung di Wisata Susur Sungai Silugonggo Bestari Desa Sugiharjo Pati, tepat pada Hari Sungai Nasional 27 Juli 2025.

Pembukaan festival ini diisi dengan acara sarasehan dan dialog singkat dari multipihak.

Ketua Jampisawan, Sunhadi mengungkapkan, ada beberapa kegiatan dalam rangkaian Festival Kali Juwana ini. Salah satunya karnaval perahu.

“Karnaval perahu ngajak orang-orang pemerintah menuju bendung karet, terus di sekretariat Jampisawan. Agar mereka tahu kondisi kali seperti apa,” kata dia.

Sementara kegiatan lain nantinya akan digelar di Desa Kedungpancing Kecamatan Juwana pada Agustus mendatang. Itu akan diisi mulai dari diskusi hingga kegiatan sosial.

“Pembukaan festival ini dibuat sederhana nanti ditindaklanjuti Bulan Agustus pada tanggal 7 sampai 9 yang ada di Kedungpancing. Acaranya banyak sekali, ada UMKM, kegiatan anak-anak, seni dan budaya,” beber Sunhadi.

Pembukaan Festival Kali Juwana

Ia menuturkan, festival ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat utamanya yang berada di bantaran sungai untuk merawat ekosistem lingkungan.

“Festival Sungai Juwana yang ke 6 ini adalah kita bersama masyarakat untuk peduli sungai di sekitar mereka. Otomatis pengelolaan sampah dan pemeliharaan tanggul yang sudah ada,” tutur dia.

Selain masyarakat, terang Sunhdi, menjaga kelestarian sungai Silungongo ini juga membutuhkan peran dari pihak pemerintah. Sehingga sungai dapat dimanfaatkan agar bisa menjadi tumpuan hidup masyarakat sekitar. Seperti halnya dijadikan Wisata Susur Sungai Silugonggo Bestari di Desa Sugiharjo Pati.

“Di samping itu kita mengajak desa-desa yang lain bisa meniru Desa Sugiharjo ini. Karena mereka sudah membuat wisata sungai. Oleh karena itu harapan kami seperti Tondomulyo, Bungasrejo, dan Gadingrejo bagaimana mereka juga bersama-sama melestarikan sungai yang ada di sekitar mereka,” tandas dia.

Dalam kegiatan pembukaan itu juga dihadiri sejumlah pihak. Mulai dari aktivis lingkungan, akademisi, kepala desa di sepanjang sungai Silugonggo, perwakilan Dinas Pusdataru Propinsi Jawa Tengah hingga Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, M Ali Wafa.

Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close