
WARTAPHOTO.NET. PATI – Kelompok Wanita Tani (KWT) Sari Bina Karya Desa Gempolsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, menanam berbagai sayuran untuk mendukung ketahanan pangan. KWT ini beranggotakan 25 orang ibu-ibu rumah tangga.
Ketua KWT Sari Bina Karya, Umi Kulsum menjelaskan, pihaknya mulai berkebun sejak tahun 2014. Kemudian pada tahun 2023, KWT-nya mendapatkan program bantuan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Kebun yang terletak di belakang rumahnya itu ditanami berbagai jenis sayuran, mulai cabai, pare, kacang panjang, bayam hingga pakcoy. Selain menanam sayuran, KWT tersebut juga membudidayakan ikan lele.
Tak hanya menanam, sayuran juga dijual dalam bentuk makanan jadi seperti halnya bayam dijadikan keripik.
“Ada terong, cabai, nanti ada sayuran pare, kacang panjang juga, pisang, ini bayam kadang dibuat rempeyek bayam dan juga dijual kalau ada Car Free Day ada kegiatan di kecamatan,” ujar dia.
Ia menyebut, pihaknya juga mempunyai rumah benih yang diperuntukkan membibitkan tanaman sayur. Benih-benih itu juga dijual mulai harga Rp500 hingga Rp5 ribu.
“Di dalamnya juga ada bibit terong, cabai, seledri, kembang kol juga, biasanya juga ada tomat,” ucap dia.
“Benih cabai sama terong itu satu batangnya Rp500. Kalau tomat beda lagi, harganya agak mahal, paling Rp600. Sayuran seledri kalau masih kecil itu paling Rp2.000, kalau sudah besar Rp5.000,” lanjut dia.
Adapun kegiatan KWT itu, rutin melakukan kegiatan pertemuan satu bulan sekali untuk melakukan bersih-bersih hingga menanam sayuran.
“Kalau pas musim kemarau itu ada istilahnya giliran menyirami saluran ini, satu hari ada tiga orang. Kalau musim hujan ini tidak, paling satu bulan sekalian, ada arisan sekalian bersih-bersih rumput, terus menanam,” tandas dia.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen