16
September
2026
Rabu - : WIB

Potensi Banjir Tinggi, Camat Jakenan Ingatkan Warga: Stop Buang Sampah Potongan Bambu ke Sungai

wartaphoto net
2025/12/12 pada Pati, Pendidikan
Camat Jakenan Yogo Wibowo, saat diwawancarai Tim Jurnal SMAN 1 Jakenan. Foto: istimewa

WARTAPHOTO.net. JAKENAN. Kecamatan Jakenan di Kabupaten Pati kembali siaga menghadapi ancaman banjir. Sejumlah desa di bagian barat tercatat memiliki risiko tinggi terdampak luapan air. Pemerintah Kecamatan Jakenan bersama Pemkab Pati mengambil sejumlah langkah strategis, termasuk normalisasi Sungai Silungonggo dalam rangka mitigasi banjir.

Camat Jakenan, Yoga Wibowo, mengungkapkan bahwa potensi banjir terfokus di sejumlah desa di wilayah barat.

“Potensi banjir yang ada di Jakenan, ada di wilayah barat, terutama di Desa Kedungmulyo, Ngastorejo, Karangrowo, Tondomulyo, Glonggong, Sidoarum, dan Tambahmulyo,” ungkap Yoga Wibowo, Camat Jakenan saat diwawancarai Tim Jurnal SMAN 1 Jakenan.

Untuk mengatasi masalah ini, Pemkab Pati melalui Camat Jakenan telah memulai program normalisasi sungai.

​”Kebetulan dari Bapak Bupati juga sudah ada normalisasi sungai yang ada, dimulai dari Desa Mantingan Tengah, Desa Sambaturagung, Glonggong, Ngastorejo. Ini sudah dilaksanakan normalisasi sungai,” ungkap Yoga, usai memimpin apel Sosialisasi Kegiatan Forum Anak dan Sanitasi Lingkungan di SMAN 1 Jakenan, pada 12/12/2025.

​Menurutnya, normalisasi ini menjadi mendesak karena kondisi sungai saat ini banyak mengalami endapan lumpur yang cukup parah dan sudah lama tidak dibersihkan. Dengan normalisasi, diharapkan daya tampung dan aliran sungai dapat membaik, sehingga potensi banjir dapat ditekan.

Selain infrastruktur, Camat Jakenan juga memfokuskan strategi pengendalian bencana pada partisipasi masyarakat dan edukasi lingkungan. Salah satu isu krusial yang disorot adalah pembuangan sampah ke sungai.

​”Kami juga menyampaikan kepada warga, supaya jangan membuang sampah di sungai. Seringkali, penyumbatan aliran sungai disebabkan oleh potongan-potongan bambu dan sampah lain yang dibuang ke sungai. Maka, kami mengimbau kepada kepala desa dan masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. Apalagi potongan bambu dan sejenisnya ke aliran sungai,” tuturnya.

​Camat Jakenan berharap masyarakat tetap peduli terhadap lingkungan. Partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan melakukan upaya konservasi sangat dibutuhkan.

Yoga berharap, dengan upaya normalisasi sungai yang masif dan dukungan penuh dari masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai, potensi banjir di Kecamatan Jakenan dapat berkurang secara signifikan di masa depan.

​Sebagai upaya konservasi jangka panjang, Pemerintah Kecamatan Jakenan juga berkolaborasi dengan lembaga pendidikan, seperti SMAN 1 Jakenan untuk melakukan kegiatan tanam seribu pohon yang direncanakan di kawasan Kendeng, dekat Gunung Panti di Kecamatan Winong.

Jurnalis Warga : Lintang Bhakti Manintan, Arifatunnisa’faiha

(Tim Jurnal SMAN 1 Jakenan)

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close