16
September
2026
Rabu - : WIB

​Aliansi Warga Tlogowungu Geruduk SPPG, Pertanyakan Transparansi Anggaran MBG

wartaphoto
2026/02/27 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Tlogowungu Bersatu menggelar aksi damai di depan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tlogowungu 1 Kabupaten Pati, pada Jumat siang (27/2/2026). Aksi ini bertujuan untuk mempertanyakan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sebanding dengan anggaran dari Pemerintah RI.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi dimulai dari depan GOR Tlogorejo sebelum massa bergerak menuju SPPG Tlogowungu 1. Meski hanya diikuti oleh beberapa orang, aksi ini sempat menyita perhatian warga dan pengguna jalan Pati–Tlogowungu.

​Koordinator aksi, Muhammad Ali Sobbri, membeberkan temuan pihaknya di lapangan mengenai menu yang diterima siswa. Yakni, satu buah jeruk kecil, empat butir telur puyuh, dan satu keping roti kering.

​Sobbri mengklaim paket tersebut hanya bernilai sekitar Rp5.000 berdasarkan harga pasar, sementara anggaran yang dialokasikan mencapai Rp8.000.

“Menu yang dibagikan ke anak-anak katanya Rp8 ribu. Tapi kami buktikan di lapangan, itu hanya sekitar Rp5 ribu. Sisa Rp3 ribu itu ke mana?” tanya dia.

Selain soal harga, pihaknya juga mengaku menerima laporan dari siswa terkait kualitas buah yang dibagikan.

“Kami dapat konfirmasi ada jeruk yang busuk. Lalu ketika kami minta dihadirkan ahli gizi, kenapa tidak ada?. Seharusnya ahli gizi standby untuk memastikan makanan itu layak atau tidak,” ucap dia.

Ia menegaskan, apabila tidak ada perbaikan maupun penjelasan, pihaknya akan menggelar aksi lanjutan dengan massa lebih besar.

​Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala SPPG Tlogowungu 1, Fikky Adrian Listyanto, menyatakan pihaknya terbuka terhadap kritik masyarakat. Namun, ia membantah adanya penggelembungan harga.

​”Pagunya adalah Rp7.900. Kami bekerja sesuai aturan Disperindag dan pertanggungjawaban kami tetap mengikuti regulasi yang ada,” jelas Fikky.

​Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya melayani 35 sekolah. Proses distribusi sempat dihentikan sementara sebagai bentuk penghormatan terhadap warga dan media yang hadir saat aksi berlangsung.

​Kapolsek Tlogowungu, Iptu Mujahid, memastikan bahwa aksi berjalan dengan aman dan tertib. Sebanyak 115 personel gabungan dari Polsek, Polresta, dan Koramil dikerahkan untuk pengamanan.

Penjagaan ketat ini dilakukan menyusul informasi awal yang menyebutkan potensi massa mencapai 1.000 orang, meski pada kenyataannya hanya beberapa orang yang hadir.

“Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Kegiatan berjalan lancar dan kondusif,” ucap dia.

Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close