16
September
2026
Rabu - : WIB

Jasa Raharja Catat Penurunan Jumlah Kecelakaan dan Fatalitas selama Idulfitri 2026, Rekayasa Lalu Lintas Ikut Berperan

wartaphoto net
2026/03/28 pada Nasional

WARTAPHOTO.net. Jakarta — Jasa Raharja mencatat adanya penurunan jumlah kecelakaan  dan  fatalitas  korban  selama  periode  arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Berdasarkan evaluasi Operasi Ketupat 2026, penurunan tersebut dinilai tidak terlepas dari efektivitas penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem one-way dan pengaturan distribusi kendaraan di sejumlah titik strategis.

Hal ini disampaikan dalam acara Pembukaan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas One Way  Tahap  II  yang  berlangsung di Command Center PJR KORLANTAS POLRI KM 29, Jumat (27/3), dan dibuka langsung oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi. Kegiatan ini mencerminkan sinergi lintas sektor antara kepolisian, kementerian, dan BUMN, termasuk Jasa Raharja, dalam mewujudkan komitmen negara hadir dalam memberikan perlindungan dan pelayanan publik  yang  optimal selama periode Idulfitri 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Kakorlantas Polri Irjen. Pol.  Drs.  Agus  Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa telah terjadi penurunan jumlah kecelakaan dan angka fatalitas selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Berdasarkan  hasil  pengecekan  peristiwa  kecelakaan  selama  pelaksanaan Operasi Ketupat, terjadi penurunan fatalitas korban kecelakaan hingga 30,4%. Selain itu, jumlah peristiwa kecelakaan juga mengalami penurunan sebesar 5,3%,” ujar Agus.

Penerapan manajemen lalu lintas seperti sistem one way, contra flow, serta pengaturan distribusi kendaraan di jalur tol dan non-tol menjadi strategi utama dalam mengurai kepadatan kendaraan, sehingga perjalanan baik mudik maupun balik menjadi lebih aman dan nyaman. Langkah ini juga didukung oleh kehadiran petugas di lapangan, termasuk petugas Jasa Raharja, yang turut aktif dalam pemantauan dan penanganan kecelakaan lalu lintas.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menambahkan bahwa meskipun terjadi penurunan angka kecelakaan, perhatian tetap perlu diberikan pada dominasi kendaraan roda dua serta kecelakaan di jalan non-tol.

“Kami mencermati bahwa peristiwa kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan roda dua yang terjadi di jalur non-tol. Oleh karena itu, pengaturan distribusi lalu lintas dan kendaraan menjadi sangat penting agar arus balik  dapat  lebih  terkendali  dan risiko kecelakaan dapat ditekan,” jelas Awaluddin.

Lebih lanjut, Awaluddin menyampaikan bahwa sebagai penyelenggara asuransi kecelakaan Jasa Raharja, perusahaan telah memastikan penyaluran santunan kepada korban kecelakaan berjalan dengan cepat dan tepat.

“Hingga  saat ini, kami telah menyalurkan santunan kepada korban meninggal dunia maupun  ahli  waris  dengan  total nilai mencapai Rp11,9 miliar. Ini merupakan bagian dari  komitmen  kami  dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, serta memastikan bahwa hak korban terpenuhi secara optimal,” tambahnya.

Sebagai bagian dari BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat perannya dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Dengan semangat melayani  sepenuh  hati,  berbagai  langkah  strategis dilakukan untuk memastikan kehadiran negara dirasakan dalam setiap layanan, khususnya pada momentum dengan mobilitas tinggi seperti Idulfitri.

Keberhasilan menekan angka kecelakaan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara seluruh stakeholder, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus mendukung  keselamatan  transportasi  dan  meningkatkan  kualitas  pelayanan publik, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam melindungi masyarakat Indonesia.

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close