
WARTAPHOTO.NET. PATI – Guna memastikan kesehatan hewan ternak di wilayah Bumi Mina Tani tetap terjaga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pertanian (Dispertan) mulai menggencarkan distribusi 10 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala Bidang Peternakan Dispertan Kabupaten Pati, Andi Hirawadi, mengungkapkan bahwa alokasi vaksin tersebut merupakan kiriman dari Provinsi Jawa Tengah yang telah diterima sejak Februari 2026 lalu. Hingga memasuki akhir Maret ini, tercatat sebanyak 1.786 dosis telah berhasil disuntikkan ke hewan ternak milik warga.
“Saat ini alokasi dari provinsi ada 10 ribu dosis vaksin PMK. Sampai Maret ini, realisasinya sudah mencapai 1.786 dosis yang tersebar di beberapa kecamatan,” ujar Andi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2026).
Untuk memudahkan jangkauan para peternak, ribuan dosis vaksin tersebut disebar melalui lima titik Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), di antaranya UPTD Jakenan, Tayu, Wedarijaksa, Pati dan Kayen.
Andi menegaskan bahwa layanan vaksinasi ini diberikan secara gratis. Masyarakat diharapkan proaktif membawa atau melaporkan hewan ternaknya agar mendapatkan proteksi dini dari ancaman PMK.
Dispertan optimis target 10 ribu dosis ini akan rampung pada pertengahan tahun.
“Kita berusaha agar bulan Juni nanti 10 ribu bisa terealisasi, kita kemarin terkendala di bulan puasa jadi kita tidak bisa mengejar capaian,” ucap dia.
Pemkab Pati dijadwalkan akan kembali menerima tambahan alokasi ribuan dosis vaksin pada bulan Juli mendatang dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Dengan langkah masif ini, Pemkab Pati berharap di sepanjang tahun 2026 tidak ditemukan lagi kasus PMK yang merugikan peternak.
“Dengan adanya vaksin ini diharapkan tidak ada kasus lagi di Kabupaten Pati dan masyarakat mau memvaksin ternaknya agar terhindar dari penyakit PMK,” tutup dia.
Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad.