
WARTAPHOTO.NET. PATI – Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menanggapi santai isu yang menyebut dirinya masuk dalam bursa calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati. Meski mengakui statusnya sebagai kader partai berlambang bola dunia tersebut, Chandra menegaskan komitmennya untuk tetap fokus pada tugas sebagai pejabat publik.
Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Pati yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Gitrary, Kamis (16/4/2026), Chandra menepis spekulasi bahwa dirinya adalah kandidat kuat. Ia menyatakan kehadirannya dalam forum tersebut murni memenuhi undangan sebagai tamu dan kader partai.
“Kandidatnya bukan kita. Cuma Muscab itu teman-teman PKB. Kita sebagai tamu saja. Kita miliknya semua masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Chandra di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (15/4/2026).
Saat ditanya mengenai kesediaannya jika terpilih, Chandra tidak memberikan jawaban lugas. Ia memilih menekankan netralitasnya sebagai pemimpin daerah di Bumi Mina Tani.
“Bukan tidak berkenan. Artinya kita sebagai pejabat publik milik semua masyarakat Kabupaten Pati, tidak hanya milik salah satu partai,” tegas dia.
Selain nama Plt Bupati, sejumlah nama politisi senior PKB turut santer dikabarkan menjadi kandidat pemimpin partai di tingkat kabupaten tersebut. Di antaranya Gus Rizal (Syaifulah Rizal) petahana Ketua DPC PKB Pati, Sugiarto (Anggota DPRD Jawa Tengah),Kastomo (Anggota DPRD Pati),Muntamah (Ketua Fraksi PKB DPRD Pati), dan Ahmad Husain (Sekretaris DPC PKB Pati).
Ketua Panitia Muscab PKB Pati, Sunoto, menjelaskan bahwa mekanisme penentuan pimpinan partai saat ini bergantung pada keputusan pusat. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jawa Tengah telah melakukan penjaringan informasi dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan elemen masyarakat.
”Sistemnya usulan dari DPW. Nama-nama hasil penjaringan disimpulkan oleh DPW, kemudian dibawa ke DPP (Dewan Pengurus Pusat) untuk diputuskan. Hasilnya akan diumumkan besok Kamis,” jelas Sunoto.
Ia menambahkan, meski Pengurus Anak Cabang (PAC) diberikan ruang untuk menambah usulan nama dalam forum Muscab, mereka tidak memiliki kewenangan untuk mengurangi atau mencoret nama-nama yang sudah diajukan oleh DPW ke tingkat pusat.
Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad