
WARTAPHOTO.NET. PATI – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati mengambil langkah proaktif dalam memastikan akurasi arah kiblat di tempat ibadah. Sebanyak puluhan verifikator dikerahkan untuk melakukan verifikasi arah kiblat pada masjid dan musala yang tersebar di 21 kecamatan di wilayah Kabupaten Pati.
Pelatihan Teknis dan Praktik Lapangan
Sebelum bertugas, tim verifikator terlebih dahulu dibekali dengan pelatihan teori dan praktik pengukuran. Hal ini bertujuan agar para petugas memiliki standar kompetensi yang sama dan mampu menghasilkan data yang akurat.
Kegiatan praktik lapangan dilaksanakan oleh para penyuluh agama Islam se-Kabupaten Pati di Masjid Roudhotul Jannah, Desa Gempolsari, Kecamatan Gabus. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Pati, M. Ahsin, menyatakan bahwa praktik ini merupakan tahapan krusial setelah pembekalan teori.
“Kalau sebelumnya kita latihan teori dan perhitungan di kantor Kemenag, kini dilanjutkan dengan praktik langsung pengukuran di masjid,” ujar M. Ahsin, Senin (11/5/2026).
Sementara itu, tutor kegiatan, Sanawi, menekankan bahwa tantangan utama dalam kegiatan falakiyah adalah menjaga konsistensi. Ia menyebutkan bahwa selain kemampuan teknis, semangat dan kemauan menjadi faktor penting bagi para verifikator.
”Selain melatih teknis, kami juga memotivasi peserta agar tetap semangat dan istiqomah dalam menjalankan tugas,” ucap dia.
Setelah pelatihan ini, para peserta akan diterjunkan ke masyarakat untuk melakukan verifikasi arah kiblat di masjid maupun musala di wilayah kecamatan masing-masing.
Pada tahun ini, Kemenag Pati menargetkan sekitar 20 persen masjid di Kabupaten Pati telah diverifikasi arah kiblatnya. Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan keyakinan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah salat.
Selain itu, tim verifikator juga disiapkan untuk melayani permintaan pengukuran arah kiblat dari masyarakat melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di masing-masing kecamatan.
Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad.