
WARTAPHOTO.NET. PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Wardjono menilai pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati membutuhkan perencanaan yang matang mengingat wilayahnya memiliki karakteristik yang beragam.
Menurut Wardjono, Kabupaten Pati memiliki kawasan pertanian, pesisir, industri kecil hingga daerah rawan banjir yang masing-masing membutuhkan penanganan berbeda dalam pembangunan infrastruktur.
“Kabupaten Pati memiliki tantangan infrastruktur yang cukup kompleks karena wilayahnya luas dan memiliki karakteristik yang beragam. Kondisi ini membutuhkan pembangunan yang benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang masih banyak dikeluhkan masyarakat adalah kerusakan ruas jalan kabupaten, terutama jalur penghubung antar kecamatan dan sentra ekonomi rakyat.
Menurutnya, kerusakan jalan berdampak langsung terhadap distribusi hasil pertanian, mobilitas masyarakat, hingga meningkatnya biaya logistik.
“Kerusakan jalan tidak bisa dianggap persoalan biasa karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Selain menghambat aktivitas ekonomi, kondisi jalan rusak juga membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.
Selain infrastruktur jalan, Wardjono juga menyoroti persoalan drainase dan banjir musiman yang masih terjadi di sejumlah wilayah akibat sedimentasi sungai dan sistem drainase yang belum optimal.
“Penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya normalisasi sungai tetapi juga pembenahan sistem drainase agar aliran air lebih lancar saat musim hujan,” katanya.
Sebagai daerah agraris, ia menilai keberadaan jaringan irigasi menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat petani di Kabupaten Pati. Infrastruktur irigasi yang baik dinilai mampu mendukung produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Irigasi yang baik akan mendukung produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Karena itu pembangunan dan perawatan jaringan irigasi harus menjadi prioritas,” imbuhnya.
Wardjono juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil.
“Masyarakat desa juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses infrastruktur yang layak. Kami di DPRD terus mendorong agar pembangunan di Kabupaten Pati bisa merata hingga wilayah pelosok,” pungkasnya.