16
September
2026
Rabu - : WIB

Tunggu Asistensi KPK: Pemkab Pati Siap Renovasi 4 Pasar, MPP, hingga RSUD Kayen

wartaphoto
2026/06/03 pada Berita, Pati, wartaphoto

​WARTAPHOTO.net, PATI – Sejumlah proyek pembangunan infrastruktur skala besar yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati pada tahun anggaran 2026 ini dipastikan belum menyentuh pengerjaan fisik. Mandeknya realisasi tersebut diketahui lantaran proses perencanaan sempat tertahan demi menunggu asistensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

​Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arief Wahyudi, membenarkan bahwa tiga klaster proyek strategis daerah hingga kini masih tertahan di meja perencanaan.

“Yang besar-besar belum ada yang berjalan karena masih dalam tahap perencanaan. Yang sudah jalan baru pembongkaran trotoar Jalan Panglima Sudirman itu saja,” kata dia, Rabu (3/6/2026).

​Arief menjelaskan, penundaan ini murni karena kepatuhan regulasi dan aspek kehati-hatian anggaran. Pihaknya harus menunggu lampu hijau setelah pimpinan daerah melakukan koordinasi dengan lembaga antirasuah.

“Kiita jalankan setelah perencanaan selesai. Kemarin juga ketahan karena disuruh menunggu pak Plt Bupati asistensi ke KPK dulu,” ucap dia.

​Berdasarkan data dari DPUTR Kabupaten Pati, tiga proyek besar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut meliputi:

1. Renovasi Empat Pasar Daerah (Total Rp 5 Miliar)
Pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk membenahi pusat perekonomian warga di empat kecamatan, dengan rincian:
​Pasar Puri: Rp 1,59 miliar
​Pasar Trangkil: Rp 1,34 miliar
​Pasar Kayen: Rp 1,29 miliar
​Pasar Porda Juwana: Rp 756 juta

2. Rehabilitasi Mal Pelayanan Publik (MPP)
Proyek ini mendapatkan pos anggaran sebesar Rp 1,3 miliar. Fokus utamanya adalah perbaikan pada struktur atap gedung yang kondisinya sudah keropos akibat lapuk dan serangan rayap, demi menjamin kenyamanan pelayanan publik.

​3. Penataan RSUD Kayen
Fasilitas kesehatan milik daerah ini digelontor anggaran sebesar Rp 1,7 miliar. Dana tersebut diproyeksikan khusus untuk membangun ruang hemodialisa (fasilitas cuci darah) yang baru guna meningkatkan layanan medis bagi masyarakat Pati selatan.

​Sementara itu, satu-satunya kegiatan fisik yang sudah menampakkan aktivitas di lapangan adalah proyek pembongkaran trotoar di sepanjang Jalan Panglima Sudirman Pati. Proyek ini menyerap anggaran sebesar Rp 140 juta.

​Untuk pembongkaran trotoar tersebut, pengerjaannya sudah dimulai sejak 18 Mei lalu dan ditargetkan selesai pada 15 Agustus 2026 mendatang.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close