17
September
2026
Kamis - : WIB

Ketua DPRD Pati : Posisi Direktur RSUD Soewondo Tidak Boleh Terlalu Lama Kosong

wartaphoto
2026/06/25 pada Berita, DPRD Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengaku belum menerima informasi resmi terkait isu pengunduran diri Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Rini Susilowati, yang belakangan beredar di tengah masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum memperoleh pemberitahuan maupun tembusan surat pengunduran diri yang dimaksud. Karena itu, DPRD masih menunggu penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

“Untuk surat pengunduran diri Direktur RSUD Soewondo saya belum tahu, jujur saja saya belum tahu,” ujar Ali.

Menurutnya, apabila benar terjadi pengunduran diri pejabat setingkat direktur rumah sakit daerah, maka proses administrasinya harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Surat pengunduran diri, kata dia, semestinya disampaikan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati dan ditembuskan kepada DPRD.

Ali menegaskan DPRD belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh sebelum menerima informasi resmi dari pemerintah daerah. Namun apabila kabar tersebut benar, pihaknya akan meminta penjelasan langsung kepada Plt Bupati Pati mengenai langkah yang akan ditempuh.

“Apabila betul-betul mundur, DPRD akan menanyakan langsung ke Plt Bupati Pati,” katanya.

Di tengah munculnya isu tersebut, Ali menilai kepemimpinan dr. Rini Susilowati telah membawa sejumlah perubahan positif di RSUD RAA Soewondo. Menurutnya, terdapat peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta perbaikan tata kelola rumah sakit selama masa kepemimpinannya.

“Saya meyakini ada perubahan yang dilakukan oleh Direktur RSUD Soewondo. Pelayanannya jauh lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.

Ali juga membantah anggapan yang menyebut pengunduran diri tersebut dipicu oleh tekanan dari pihak tertentu. Berdasarkan informasi yang diketahui DPRD, tidak ada desakan kepada dr. Rini untuk melepaskan jabatannya.

Untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar dan menghindari spekulasi di tengah masyarakat, DPRD berencana berkoordinasi dengan Pemkab Pati dalam waktu dekat.

Lebih lanjut, Ali menegaskan bahwa keberlangsungan pelayanan kesehatan harus tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, posisi Direktur RSUD RAA Soewondo tidak boleh terlalu lama kosong apabila nantinya terjadi pergantian pimpinan.

“Untuk posisi Direktur RSUD Soewondo itu tidak boleh kosong, karena itu menyangkut pelayanan,” tegasnya.

Menurut Ali, RSUD RAA Soewondo memiliki peran strategis dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Pati. Oleh karena itu, stabilitas kepemimpinan perlu dijaga agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close