16
September
2026
Rabu - : WIB

Gelar Aksi Hari Ke-3 di Kejari Pati, AMPB Bakar Keranda Hingga Buka Suara Soal Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa

wartaphoto
2026/07/30 pada Berita, Pati, wartaphoto

PATI | WARTAPHOTO.NET— Gelombang protes Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Jalan P. Sudirman Nomor 69, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus berlanjut hingga memasuki hari ketiga.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan desakan agar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pati, R. Hari Wibowo, mundur dari jabatannya. AMPB menilai penanganan kasus dugaan korupsi kepala desa berjalan lambat serta menyoroti indikasi pelanggaran yang melibatkan oknum di lingkungan kejaksaan.

Aksi sore itu berlangsung semakin memanas dengan diwarnai teatrikal serta pembakaran replika keranda mayat dan pocong-pocongan yang ditempeli foto Kajari Pati. Selain itu, massa juga melemparkan bangkai ayam ke halaman kantor Kejari.

Saat ditemui awak media di sela-sela aksi, Pentolan AMPB, Supriyono Botok, menegaskan bahwa simbol-simbol teatrikal tersebut merupakan potret matinya keadilan di Kabupaten Pati.

“Teatrikal ini simbol matinya keadilan di negeri ini. Sedangkan bangkai ayam yang busuk itu adalah simbol dari busuknya para pejabat yang ada di dalam kantor Kejari Pati,” tegas Supriyono Botok di depan awak media. Rabu (29/7/2026).

Ia membeberkan beberapa tuntutan utama massa AMPB, di antaranya pengusutan kasus dugaan korupsi Kades Tlogosari, penghentian dugalan pemerasan oleh oknum jaksa terhadap keluarga terdakwa, hingga mendesak pencopotan pejabat terkait.

“Harapan kami, aparat penegak hukum bisa profesional dalam menjalankan tugasnya, jangan malah memperdagangkan hukum. Kami banyak mendapat informasi mengenai aksi pemerasan oknum jaksa, bahkan saya sendiri pernah menjadi korban pada tahun 2020 di mana istri saya dimintai uang Rp50 juta oleh oknum jaksa,” ungkap Botok.

Editor: A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close