16
September
2026
Rabu - : WIB

GSMS Dinilai Efektif Bentuk Karakter Pelajar, DPRD Pati Dorong Berkelanjutan

wartaphoto
2026/08/30 pada Berita, DPRD Pati

WARTAPHOTO.NET. PATI – Pendidikan seni dinilai tak sekadar menjadi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Melalui proses latihan dan pementasan, siswa juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kepercayaan diri hingga kemampuan bekerja sama. Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Kabupaten Pati.

Ketua Komisi D DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo mengapresiasi pelaksanaan GSMS yang ditutup dengan gelar karya. Menurutnya, program tersebut memiliki peran strategis dalam membentuk karakter pelajar melalui pengalaman berkesenian.

Teguh mengatakan, proses belajar seni memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran akademik di ruang kelas. Siswa tidak hanya dituntut menghasilkan penampilan yang baik, tetapi juga menjalani serangkaian proses latihan dan belajar bertanggung jawab terhadap peran masing-masing.

“Menurut kami, GSMS ini sangat positif untuk pembentukan karakter anak-anak. Mereka belajar disiplin melalui latihan, belajar bertanggung jawab terhadap perannya, sekaligus belajar bekerja sama dengan teman-temannya,” ujar Teguh.

Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, aktivitas seni juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengekspresikan diri secara positif. Ruang tersebut dinilai penting untuk mengarahkan energi dan kreativitas generasi muda agar berkembang melalui kegiatan yang produktif.

Karena itu, Teguh berharap GSMS tidak berhenti pada satu rangkaian kegiatan saja. Program tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Pati.

Dengan semakin luasnya jangkauan program, kata dia, semakin banyak pelajar yang memiliki kesempatan untuk mengenal berbagai bentuk kesenian sekaligus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.

“Anak-anak harus diberikan ruang untuk berkembang. Seni bisa menjadi salah satu media yang sangat baik untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan membangun karakter mereka sejak dini,” katanya.

Teguh juga menilai keberlanjutan pendidikan seni di sekolah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah, sekolah, seniman, orang tua, hingga masyarakat dinilai memiliki peran dalam menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan kreativitas anak.

Menurutnya, pembentukan karakter tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran akademik. Pelajar juga membutuhkan pengalaman melalui berbagai aktivitas positif di luar kelas untuk membangun kemampuan sosial dan mengembangkan kepribadian.

Sementara itu, gelar karya GSMS di Kabupaten Pati turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Dalam kesempatan tersebut, Fadli mengapresiasi berbagai talenta dan penampilan seni yang ditampilkan para siswa.

Fadli menekankan pentingnya terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat seni. Menurutnya, GSMS juga menjadi sarana untuk meneruskan pengetahuan dan pengalaman berkesenian dari para seniman kepada generasi berikutnya.

“GSMS menjadi salah satu sarana untuk mewariskan pengalaman dan pengetahuan dari para seniman kepada generasi berikutnya,” paparnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close