16
September
2026
Rabu - : WIB

CEO Persipa Pati Kecewa terhadap Kepemimpinan Wasit Louis Ridho Muhammad

wartaphoto
2023/10/15 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Persipa Pati bermain imbang 2-2 saat menjamu tamunya Deltras Sidoarjo dalam kompetisi Liga 2 Indonesia 2023/2024, di Stadion Joyokusumo Pati, Minggu (15/10/2023) sore.

Pada pertandingan ini, Persipa harus kecolongan gol terlebih dahulu di menit ke 45+4. Laskar Saridin baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua lewat gol Imam Witoyo pada menit 58.

Persipa juga sempat membalikkan keadaan lewat tendangan keras Fendy Ninggar pada menit ke 68. Namun kemudian skor menjadi imbang 2-2 setelah pemain belakang Persipa, Jacob Youmbi, melakukan gol bunuh diri di menit 90+5.

Dalam pertandingan ini, Managemen serta para pemain Persipa Pati sempat melakukan protes terhadap wasit karena beberapa kali melakukan keputusan yang dinilai kontroversi.

Adapun pertandingan antara Persipa melawan Deltras ini dipimpin oleh Wasit Louis Ridho Muhammad dengan dibantu Asisten Wasit 1 Julhamudin dan Asisten Wasit 2 Jursadat.

COE Persipa Pati, Joni Kurnianto, sangat menyayangkan kepemimpinan wasit pada pertandingan sore ini.

“Sebenarnya pertandingan ini berjalan menarik dan bagus sekali. Awalnya kita ketinggaalan bahkan kita bisa membalikkan keadaan menjadi 2-1. Tapi akhirnya menjadi 2-2,” kata dia.

“Tetapi yang menjadi perhatian kita adalah posisi wasit. Sebenarnya gol pertama Deltras itu jelas sangat offside dan hakim garis sudah mengangkat bendera. Hasil tayangan ulang kita lihat itu offside, tapi (gol) itu disahkan oleh wasit,” lanjut Joni.

Tak hanya itu, keputusan wasit juga dirasa sangat merugikan Persipa ketika tim sudah unggul 2-1. Apalagi saat itu kemenangan sudah ada di depan mata.

“Waktu kita menyalip 2-1, lagi-lagi wasit melakukan kesalahan. Ada pemain kita Sutan Zico yang kena sikut pemain Deltras tapi dibiarkan saja, wasit tetap melanjutkan permainan. Padahal itu sudah menit 90+4 lebih, tambahan waktu hanya 4 menit. Ini aneh,” tutur Joni.

“Kemudian terjadi gol karena bunuh diri. tapi herannya, wasit mengesahkan gol itu padahal itu 4 menit lebih (melebihi waktu tambahan),” Joni melanjutkan.

Menurut Joni, kepemimpinan wasit seperti ini bisa menodai persepakbolaan di tanah air.

“Kami Persipa Pati berusaha memberikan edukasi ke supporter supaya jangan anarkis, jangan berantem, jangan melempari lawan atau wasit, dan itu sudah bagus. Ini minim ada kejadian yang merugikan, tapi malah justru dirusak oleh hal seperti ini (kepeminpinan wasit). Ini yang menghancurkan sepak bola kita,” terang dia.

Ia menuturkan, para pemain Persipa juga  kecewa terhadap kepemimpinan wasit Louis Ridho Muhammad.

“Pemain pada menangis tadi di ruang ganti, pada kecewa, pada marah. Padahal kita sudah main betulan, main pakai hati. Tapi malah dimainkan seperti ini. Untuk apa kita main bagus tapi kita dikerjain. Mereka (pemain) merasa down,” ucap Joni.

Joni berharap, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menindak tegas wasit yang berat sebelah ketika mempimpin pertandingan.

“Di momen ini saya betul-betul kecewa dengan wasit kita. Dan saya harap pak ketum (Ketua umum PSSI) Erick Thohir melihat tayangan ini, pasti ramai di medsos kita,” tandas dia.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close