16
September
2026
Rabu - : WIB

Yuliati Warno Kenalkan Inovasi Batik Kombinasi Ecoprint di Bazar UMKM Hari Jadi Ke-701 Kabupaten Pati

wartaphoto
2024/08/11 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Momentum bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-701 Kabupaten Pati, dimanfaatkan oleh owner Batik Yuliati Warno untuk memperkenalkan hasil inovasi pelatihan membatik yang dikombinasikan dengan ecoprint.

Inovasi-inovasi ini ditampilkan di halaman Stadion Joyokusumo Pati, pada 6-11 Agustus 2024.

Selain Batik Yuliati Warno, ada juga beragam stand mulai dari makanan khas Pati, kuliner unik, pakaian, barang unik, serta produk unggulan Kabupaten Pati lainnya.

Berkesempatan memeriahkan pameran UMKM, Batik Yuliati Warno menampilkan batik tulis serta memboyong koleksi terbarunya, yaitu batik kombinasi dengan ecoprint.

Tamzis Al Anas, selaku owner batik Yuliati Warno sebelumnya diminta untuk mengisi pelatihan yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati, terkait pengkombinasian batik tulis dengan ecoprint.

“Untuk pembuatan kombinasi ecoprint dan Batik Bakaran ini memakan waktu 5 hari produksi, yang kemudian hasilnya bisa dijadikan busana, sarung, dekorasi rumah, dan lain sebagainya,” ungkapnya kepada Wartaphoto, Minggu (11/8/2024)

Hasil produk batik kombinasi ini dijual dengan harga mulai Rp250 ribu hingga ada yang mencapai Rp3 juta.

Tamzis menambahkan, perpaduan keduanya dapat memberikan aroma terapi pada tubuh pemakainya, sekaligus melestarikan budaya batik tulis warisan leluhur.

Sementara itu, Kepala Disdagperin Pati, Hadi Santosa menuturkan, dengan adanya pelatihan membatik dan momentum pameran UMKM di Stadion Joyokusumo, dapat menjadi sarana promosi, inovasi kombinasi Batik Bakaran dengan ecoprint.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Pati terus memberikan dukungan melalui dinas terkait. Dukungan tersebut turut diberikan dengan memberikan pelatihan, pendampingan untuk meningkatkan daya saing produk unggulan Kabupaten Pati,” paparnya.

Sementara itu, Indiah Tri Astuti, pembina Industri Kecil Menengah (IKM) batik menambahkan, gelaran pelatihan yang turut diikuti oleh 20 peserta, difasilitasi bahan baku dan praktik untuk meningkatakan sumber daya manusia yang terfokus pada kombinasi Batik Bakaran dan ecoprint.

Pihaknya berharap, melalui kombinasi ini dapat menjadi warna baru di industri perbatikan. Sehingga semakin menambah nilai estetika dan kreatifitas.

Reporter : Dimas.
Editor : Revan Zaen.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close