16
September
2026
Rabu - : WIB

​Gus Rozin Nyatakan Siap Maju Jadi Calon Ketua Umum PBNU

wartaphoto
2026/07/16 pada Berita, Jateng, Nasional, wartaphoto
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin saat menghadiri agenda silaturrahim PCNU se-Jateng di Salatiga. (Foto: Istimewa)

​SALATIGA | WARTAPHOTO.NET – Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), menyatakan niatnya untuk maju dalam kontestasi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar NU mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan langsung di hadapan para Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Tengah dalam agenda silaturahmi di Salatiga, Rabu (15/7/2026) malam.

​Forum yang dihadiri perwakilan PCNU se-Jawa Tengah itu semula menjadi ruang diskusi mengenai dinamika organisasi dan arah perjalanan NU menjelang Muktamar. Namun, dalam kesempatan tersebut, Gus Rozin juga menyampaikan keputusan pribadinya untuk ikut berikhtiar dalam kepemimpinan PBNU.

​Gus Rozin menegaskan bahwa langkah ini bukan didorong oleh keinginan untuk memperuncing persaingan antartokoh. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah mencari jalan keluar atas berbagai persoalan organisasi serta menyiapkan masa depan NU yang lebih baik.

​“Kita tidak usah mengulik tokoh-tokoh yang berkontestasi. Kita mencoba mengurai masalah yang ada,” ujar Gus Rozin.

​Ia mengungkapkan bahwa keputusan untuk maju tidak diambil secara tiba-tiba. Sebelum menyampaikan niat tersebut, ia mengaku telah melakukan perenungan mendalam dan berdiskusi dengan sejumlah sahabat serta pengurus NU di berbagai daerah.

​“Saya sempat berpikir lama. Akhirnya, sekitar dua hari lalu, setelah berdiskusi dengan teman-teman dan beberapa Ketua PCNU yang menghubungi saya, saya memantapkan diri untuk berikhtiar berkontestasi pada Muktamar tahun ini,” ungkap dia.

​Gus Rozin menyebut forum silaturahmi bersama para Ketua PCNU se-Jawa Tengah sebagai tempat yang paling tepat untuk menyampaikan niat tersebut secara terbuka. Selain sebagai bentuk pemberitahuan (ikhbar), ia juga memanfaatkan kesempatan itu untuk meminta doa dan dukungan dari para pengurus cabang.

​“Ini merupakan ikhbar sekaligus meminta doa kepada para Ketua PCNU se-Jawa Tengah. Saya melakukan ini karena saya berangkat dari Jawa Tengah, dan saya merasa para Ketua PCNU di sini sudah seperti keluarga sendiri,” ujar dia.

​Meski menyatakan maju, Pengasuh Pesantren Maslakul Huda, Pati, ini menekankan bahwa orientasi utamanya adalah memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan gagasan baru.

​“Kita ingin NU terwujud sebagai perkumpulan sosial keagamaan Islam yang berdaulat, bermartabat, dan bermanfaat untuk kemaslahatan serta kesejahteraan Indonesia dan semesta,” kata Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) tersebut.

​Gagasan tersebut mendapat perhatian serius dari para peserta. Sejumlah pengurus cabang menilai pentingnya membangun ruang komunikasi yang lebih intensif antarlembaga dan antarkader agar proses menuju Muktamar dapat berjalan kondusif serta menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi jam’iyah (organisasi) dan jamaah (warga).

​Forum ini juga menjadi wadah penyelarasan pandangan mengenai visi NU ke depan. Para peserta sepakat bahwa tantangan yang dihadapi organisasi semakin kompleks, sehingga membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menjaga marwah organisasi sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.

​Menjelang akhir acara, Gus Rozin kembali mengingatkan seluruh warga NU untuk menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan kelompok maupun pribadi.

​“Yang harus kita menangkan adalah masa depan NU. Muktamar harus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan melanjutkan khidmah kepada umat, bangsa, dan kemanusiaan,” ungkap dia.

​Acara silaturahmi PCNU se-Jawa Tengah tersebut ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus menjaga komunikasi serta memperkuat konsolidasi organisasi demi menyongsong Muktamar yang damai dan bermartabat.

(*/wartaphoto).

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close