16
September
2026
Rabu - : WIB

Berkat Jualan Jamu Tradisional, Perempuan di Juwana Ini Bisa Berangkat Haji dan Kuliahkan Anak-anaknya

wartaphoto
2025/10/07 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO. JUWANA – Nurul Einy (63) seorang penjual jamu keliling tradisional di Juwana, Kabupaten Pati, membuktikan bahwa usaha jamu dapat menjadi ladang kesuksesan.

Dengan ketekunan dan keahlian meracik jamu, Einy berhasil menyekolahkan dua anaknya hingga jenjang S1. Bahkan berkat berjualan jamu dirinya juga bisa menunaikan ibadah haji.

Einy, wanita asal Wonogirii ini telah berjualan jamu selama 30 tahun di Juwana. Ia memulai hari dengan menyiapkan bahan-bahan jamu sejak pagi di rumahnya, yakni di Desa Doropayung.

Dulu ia pernah merasakan menjual jamu menggunakan bakul dan masih digendong keliling kampung-kampung.

Einy kini menggunakan gerobak untuk berjualan. Gerobak dengan dua roda itu ia dorong ke mana pun dirinya akan menawarkan minuman tradisional. Ia berjualan mulai siang hingga magrib.

“Pakai gerobak ini bisa menghemat tenaga, nggak cepat capek. Kalau digendong, kan, capek,” ucap Einy.

Jamu racikannya yang bercita rasa khas dan kualitas bahan yang terjamin membuat Einy memiliki banyak pelanggan setia.

Untuk bahanya, Einy mengambil dari kebunya sendri yakni di Wonogiri. Sebagian bahan iabeli di pasar Juwana.

Dalam keseharianya, Einy dibantu suaminya yang berjualan pentol bakso goreng keliling di sekitaran Juwana.

Berkat kerja kerasnya, Einy berhasil memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anaknya. Kedua anaknya berhasil menyelesaikan studi S1. Kesuksesan ini juga memungkinkan Einy untuk menunaikan ibadah haji.

“Alhamdulillah, dengan jualan jamu tradisional ini saya bisa menyekolahkan anak-anak hingga S1 dan saya menunaikan ibadah haji,” tuturnya.

Reporter : Arton
Editor : A. Muhammad

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close