
WARTAPHOTO.net. PATI – Anggota MPR RI melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ke daerah pemilihan secara reguler Tahun 2025 Tahap Ke-10 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (9/12/2025), pukul 16-45 – 22.45 WIB . Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, dan diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur masyarakat.
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut menghadirkan Anggota MPR RI Hj. Sri Wulan, S.E., M.M. sebagai narasumber utama, serta narasumber ahli Dr. MA. Irfan Rahmana. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Hj. Sri Wulan menegaskan bahwa Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan amanat konstitusi yang harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya di daerah pemilihan. Menurutnya, tantangan kebangsaan ke depan menuntut seluruh elemen masyarakat memiliki pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai dasar negara.
“Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar konsep, tetapi pedoman hidup yang harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi perekat persatuan bangsa di tengah keberagaman,” ujar Hj. Sri Wulan.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, terutama di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan menjadi kunci untuk menangkal berbagai paham yang dapat mengancam persatuan nasional.
Sementara itu, narasumber ahli Dr. MA. Irfan Rahmana menjelaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan memiliki keterkaitan yang tidak terpisahkan satu sama lain. Pancasila menjadi dasar filosofis, UUD 1945 sebagai landasan konstitusional, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu dalam keberagaman.
“Keberagaman suku, agama, dan budaya adalah kekuatan bangsa Indonesia. Melalui pemahaman Empat Pilar Kebangsaan, masyarakat diajak untuk melihat perbedaan sebagai potensi, bukan sumber konflik,” jelas Irfan Rahmana.
Ia menambahkan bahwa internalisasi nilai-nilai kebangsaan harus dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga dan masyarakat, agar dapat membentuk karakter warga negara yang berkepribadian Pancasila dan taat konstitusi.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi dialog dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin.
Melalui Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Tahap Ke-10 ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Pati, khususnya di Desa Sukoharjo, semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara demi terwujudnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad