16
September
2026
Rabu - : WIB

Stadium General STAI Pati, Ruchman Basori: Pemerintah Siapkan Skema Pembiayaan Pendidikan untuk Semua Warga

wartaphoto
2025/12/09 pada Berita, Pati, Pendidikan, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Layanan pendidikan tinggi pada Kementerian Agama, terbuka untuk semua sebagai implementasi dari education for all, dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi dan politik. Karena menjadi mandat undang-undang dan komitmen kementerian.

Pernyataan itu ditegaskan oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama, Ruchman Basori, pada Stadium General Sekolah Tinggi Agama Islam Pati (STAIP), Sabtu (6/12/25).

Lebih lanjut dikatakan oleh Alumni IAIN Walisongo ini bahwa pemerintah telah menyiapkan skema untuk pembiayaan pendidikan untuk semua warga, agar tercipta keadilan sosial.

“Yang pinter-pinter dan memenuhi kualifikasi diberikan Beasiswa Indonesia Bangkit, yang kurang mampu secara ekonomi namun berpotensi untuk studi diberikan layanan Kartu Indonesia Pintar Kuliah untuk jenjang pendidikan tinggi dan PIP untuk jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Keagamaan,” kata Ruchman.

Disadari oleh Ruchman, rasio Master-Doktor di Indonesia masih sangat rendah jika dibandingkan populasi usia produktif. Saat ini jumlah Master-Doktor di Indonesia hanya 0,53 persen dibandingkan populasi usia produktif. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand yang memiliki Rasio Master-Doktor di kisaran angka 2,43 persen.

Dibandingkan negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea, Selandia Baru, Kanada, dan Jerman, selisihnya semakin besar. Rasio Master-Doktor di negara-negara maju tadi berkisar di angka 9,80 persen.

Kepada para mahasiswa Ruchman yang juga Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang ini menyampaikan pelbagai peluang beasiswa yang ada di Kemenag mulai dari S1, S2 dan S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri dengan full funding.

“Jangan lama-lama lulusnya di S1, segera lulus, 4 tahun atau bahkan 3,5 tahun lalu ambil beasiswa S2 ke Luar Negeri. Perguruan Tinggi di Luar Negeri melambai-lambai untuk kalian masuki, dan tugas Puspenma membiayainya,” ucap Ruchman.

Bagi para dosen STAIP dan PTKIS lainnya, Ruchman mempersilakan untuk memanfaatkan layanan beasiswa S3, tentu disesuaikan dengan tugas fungsional yang saat ini di embannya. Kecuali mau balik kanan keilmuannya.

“Meningkat jenjang S3 bagi para dosen adalah keharusan untuk menambah modal bagi tercapainya akreditasi kelembagaan dan program studi, termasuk berusaha mengurus jabatan fungsioanl dari lektor hingga guru besar,” harap Ruchman di hadapan puluhan para dosen STAIP.

Sementara itu Ketua STAI Pati Abdul Aziz, M.Ag menyampaikan bahwa saat ini STAI Pati telah memiliki 3 dosen bergelar Doktor dan 7 kandidat Doktor. Dengan modal SDM ini STAI Pati akan segera bertransformasi menjadi Institut. Abdul Azis, yang merupakan kandidat Doktor UIN Walisongo, menyampaikan apresiasinya kepada Kemenag yang telah menyapa STAIP dengan program-program layanan Pendidikan seperti KIP Kuliah, Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) dan juga bantuan sarpras.

Hal itu di amini oleh Pengurus YAPI, Mohammad Dhofir, bahwasanya perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan luar biasa, tidak hanya bagi PTKIN, tetapi juga perguruan tinggi swasta. Karena itu pendidikan untuk semua (Education for All) kiranya bukan sekedar jargon, tapi program nyata yang bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat.

Dhofir, yang juga Dosen Pascasarjana UIN Sunan Kudus, berharap para dosen dan mahasiswa STAI Pati untuk meningkatkan kualitas diri agar dapat berkompetisi meraih beragam beasiswa pemerintah.

“Puspenma di bawah Pak Ruchman telah menawarkan pelbagai program peningkatan kapasitas, tinggal para dosen dan mahasiswa untuk memanfaatkannya,” kata dia.

Untuk diketahui Stadium General itu dipandu oleh Ahmad Jukari, Dosen STAIP yang juga aktivis lembaga swadaya masyarakat sekaligus mantan Ketua KPU Pati dua periode dan aktif dalam kegiatan-kegiatan demokrasi, pemilu dan sosial lainnya.

Hadir unsur pimpinan lengkap, Ketua STAIP Abd. Aziz, mantan Ketua Aida Husna, MA, Pengurus Yayasan Pendididikan Islam Pati yang menaungi STAIP Dr. Mohammad Dhofir, M.Ag, para Wakil Ketua, Kaprodi, dan segenap dosen.

Adapun Ruchman Basori didaulat menjadi nara sumber yang diberi tajuk: “Biaya Pendidikan dan Keadilan Sosial: Tantangan Pendidikan Untuk Semua” ini. Kegitan ini iikuti oleh kurang lebih 400-an mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan.

(*/wartaphoto).

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close