
WARTAPHOTO.net. GROBOGAN – Anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III, Hj. Sri Wulan, S.E., M.M., menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Tahap Ke-12 di Madrasah Aliyah Al-Muayyad 3 Tegowanu, Desa Tegowanu, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Senin (15/12/2025), pukul 11.45-16.45 WIB.
Kegiatan ini diikuti 150 peserta yang terdiri dari pelajar dan tenaga pendidik. Sosialisasi Empat Pilar MPR RI meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan bangsa.
Dalam pemaparannya, Hj. Sri Wulan menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan global dan perkembangan teknologi yang sangat cepat.
“Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar materi hafalan, tetapi harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan yang akan menentukan arah bangsa,” ujar Hj. Sri Wulan.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan semangat toleransi dan persatuan sejak dini, khususnya di lingkungan pendidikan yang memiliki latar belakang beragam.
“Kita hidup dalam masyarakat yang majemuk. Dengan memahami Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, generasi muda diharapkan mampu menjaga persatuan serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, narasumber ahli Dr. MA. Irfan Rahmana menjelaskan bahwa penguatan Empat Pilar Kebangsaan di lingkungan pelajar menjadi fondasi penting dalam membangun karakter kebangsaan yang kokoh.

“Empat Pilar MPR RI merupakan sistem nilai yang saling terkait. Jika salah satu pilar diabaikan, maka bangunan kebangsaan akan rapuh. Oleh karena itu, pemahaman yang utuh sangat diperlukan, khususnya bagi generasi muda,” kata Dr. Irfan Rahmana.
Menurutnya, sekolah dan madrasah memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran nilai kebangsaan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis dalam kehidupan sosial.
“Implementasi nilai Bhinneka Tunggal Ika, misalnya, dapat dimulai dari sikap saling menghormati perbedaan di lingkungan sekolah. Inilah wujud nyata pendidikan kebangsaan,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya acara dan menyampaikan pandangan terkait peran generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI.
Melalui kegiatan ini, Hj. Sri Wulan berharap Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dapat memperkuat wawasan kebangsaan serta membentuk karakter pelajar yang berintegritas, cinta tanah air, dan berkomitmen menjaga persatuan Indonesia.
Reporter: Revan
Editor: A. Muhammad