16
September
2026
Rabu - : WIB

Sanggar Widyas Budaya Pati Gelar Pentas Tahunan ke-18, Menghidupkan Semangat Tari Tradisional melalui Sendratari Ramayana

wartaphoto
2025/12/29 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI – Sanggar Widyas Budaya menggelar pentas tahunan ke-18 dengan menyuguhkan Sendratari Ramayana, di Gedung Serbaguna Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Minggu (28/12/2025) malam.

Dalam pementasan itu, para penari bergantian menunjukkan penampilannya di hadapan ratusan penonton. Mereka membawakan tari Jeket Nuswantoro, Golek Manis, Tari Kupu-kupu Manis, Tari Tampak, Tari lilin dan sejumlah tari lainnya.

Suasana semakin hidup tatkala epos Ramayana dipentaskan. Para seniman dengan indah memeragakan berbagai adegan mulai penculikan Sinta hingga peperangan Kurawa dengan Rama.

Pimpinan Sanggar Tari Widyas Budaya, Hani Indrayani mengatakan, pementasan ini terlaksana berkat kerja keras anak didiknya dalam berlatih selama satu tahun terakhir.

Ia pun berterima kasih kepada wali murid yang sabar dan mempercayakan Widyas Budaya untuk melatih para siswa. Sehingga menurut Hani, dukungan wali murid menjadi faktor kesuksesan pementasan tersebut.

”Ada sekitar 56 anak yang ikut pentas ini dengan sembilan tarian dan satu sandratari Ramayana. Ini untuk ajang kreativitas anak. Selama setahun dia belajar dan pentas ini. Usai mulai 3 tahun sampai anak kuliahan,” kata dia.

Menurutnya, pertunjukan pentas tahunan ini dilaksanakan untuk terus menghidupkan semangat generasi penerus agar mencintai dunia tari tradisional.

”Setiap tahun kita punya tema tersendiri-sendiri. Seperti kemarin tari nuswantoro, Bhineka Tunggal Ika. Untuk tahun ini Ramayana terus untuk tahun besok ada lagi. Jadi setiap tahun ada tema-tema sendiri,” jelas Hani.

Ia mengungkapkan selain mempunyai skill menari, anak-anak didiknya juga diajarkan tata krama dan sopan santun khas adat ketimuran. Menurutnya ini penting agar anak bisa menempatkan diri.

”Ini kita mengenalkan tari tradi di daerah. terutama tari Jawa agar tidak pudar. Tahun besok tari kreasi. Pondasi awal menang tari tradisional. Anak bisa menanam karakter, unggah-ungguh, sopan santun dengan tari,” tandas dia.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close