16
September
2026
Rabu - : WIB

Warga Blaru Pati Rogoh Kocek Pribadi untuk Perbaiki Jalan yang Rusak

wartaphoto
2026/02/11 pada wartaphoto, Berita, Pati

WARTAPHOTO.NET. PATI – Aksi protes sekaligus menyentil dilakukan oleh warga Desa Blaru, Kecamatan Pati Kota. Lantaran kesal jalan raya di kawasan Perempatan Pentol tak kunjung diperbaiki secara permanen, warga akhirnya memilih merogoh kocek pribadi untuk melakukan penambalan mandiri pada Rabu (11/2/2026).

​Kondisi jalan yang menghubungkan Pati-Purwodadi tersebut dilaporkan telah rusak selama berbulan-bulan. Lubang dengan kedalaman beragam seringkali mencelakakan pengendara, terutama saat musim hujan.

Salah satu Warga Blaru, Deddy Gunawan, mengaku mengeluarkan uang Rp7 juta untuk memperbaiki jalan sepanjang 1 kilometer itu. Menurutnya, jalan itu telah lama rusak. Meski beberapa kali ditambal, tapi jalan cepat rusak lagi karena menggunakan material grosok biasa.

“Sementara kita masih tanggung pribadi tapi warga bersama-sama untuk membantu tenaganya. Ya kurang lebih sekitar tujuh jutaan,” ungkap dia.

Ia menyebut, aksi ini bentuk akumulasi kemarahan warga atas perlakuan pemerintah yang disebut mengabaikan kerusakan jalan tersebut.

“Kami marah karena sudah banyak korban. (Jalan rusak) udah lama, sebulan lebih kira-kira (dari penambalan terakhir),” ungkap dia.

Deddy pun berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati untuk segera melakukan perbaikan permanen dengan kualitas bagus agar jalan tak cepat rusak lagi.

Menurut Deddy, upaya swadaya warga itu rupanya membuat DPUTR Pati “kebakaran jenggot”. Mereka langsung mendatangi lokasi dengan membawa material grosok dan malakukan penambalan.

“Ini setelah warga bergerak, lalu dari PU baru turun. Baru bergerak, setelah saya teriak-teriak, saya viralkan,” ucap dia.

Namun, menurut Deddy, penambalan tersebut kualitasnya buruk dan akan cepat rusak lagi jika ada hujan. Apalagi, perbaikan tersebut tak dibarengi dengan pengaspalan.

“Dengan kualitas perbaikan sementara ini, nggak bisa seperti ini, pasti ngelotok (mengelupas) lagi, rusak lagi. Nggak bisa, ini hanya asal-asalan aja. Tambal sulam aja yang asal-asalan,” tutur dia.

Menanggapi hal itu, Kabid Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, menyatakan bahwa pengurugan base course dilakukan sebagai langkah awal perbaikan di wilayah Desa Blaru. Setelah proses pengurugan selesai, DPUTR akan melanjutkan tahap pengaspalan.

“Rencana besok kalo ada AMP hotmix yang buka akan ditambal aspal hotmix. Hari ini tadi kebetulan aspal hotmixnya tidak berproduksi. Mudah-mudahan besok berproduksi biar bisa dilanjut penambalan aspalnya,” ucap dia saat dihubungi wartawan via seluler.

Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close