
WARTAPHOTO. NET. PATI – Seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Pati, terpaksa dipulangkan dan batal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Jemaah yang berasal dari Kecamatan Sukolilo tersebut diketahui mengidap penyakit hepatitis berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan lanjutan.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Pat, Rahardian Yunianto, menjelaskan bahwa jemaah tersebut sebenarnya sudah diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali.
Jemaah yang tergabung dalam Kloter 52 tersebut dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada Sabtu (9/5/2026). Namun, saat menjalani skrining kesehatan akhir di Embarkasi Solo pada Jumat (8/5/2026), tim medis mendiagnosis jemaah tersebut terpapar hepatitis, sehingga dinyatakan tidak memenuhi syarat istitha’ah (kemampuan) kesehatan.
”Satu orang gagal berangkat karena alasan kesehatan (tidak istitha’ah) akibat hepatitis. Jadi, dari total 1.275 jemaah yang dijadwalkan berangkat, kini menjadi 1.274 orang,” ujar Rahardian, Senin (11/5/2026).
Secara keseluruhan, Kabupaten Pati mendapatkan kuota haji sebanyak 1.293 orang. Namun, hingga keberangkatan dari Pendapa Kabupaten Pati akhir pekan lalu, tercatat 1.275 calon jemaah yang dilepas. Beberapa calon jemaah lainnya batal berangkat karena berbagai faktor, mulai dari sakit hingga wafat.
Jemaah asal Pati tahun ini terbagi ke dalam enam kelompok terbang, yakni Kloter 43, 49, 50, 51, 52, dan 53.
Terkait jemaah yang dipulangkan, Rahardian menyebutkan bahwa yang bersangkutan masih memiliki kesempatan untuk berangkat di tahun depan jika kondisinya sudah dinyatakan sembuh total.
”Jika nanti sudah berobat dan sembuh, bisa berangkat tahun depan. Memang penyembuhan hepatitis memakan waktu, semoga saja tahun depan bisa diberangkatkan,” imbuhnya.
Meski ada satu jemaah yang gagal berangkat di embarkasi, Kemenag Pati tetap bersyukur karena angka tersebut tergolong sangat kecil dibandingkan daerah lain yang mencapai 6 hingga 7 jemaah. Hal ini membuktikan bahwa proses skrining kesehatan di tingkat kabupaten dilakukan dengan sangat ketat.
Ia pun berharap seluruh jemaah haji asal Kabupaten Pati yang kini berada di Tanah Suci dapat menjalankan ibadah dengan lancar, pulang dalam kondisi sehat, serta menjadi haji yang mabrur.
Reporter: Putra
Editor: A. Muhammad