16
September
2026
Rabu - : WIB

Ratusan Alumni Lintas Generasi Hadiri Reuni Akbar Madrasah Manahijul Huda, Jadi Momentum “Nyambung Roso”

wartaphoto
2026/06/30 pada Berita, Pati, wartaphoto
Reuni Akbar 2026 sekaligus memperingati Harlah Yayasan Pendidikan Islam Manahijul Huda (YAPIM) ke-94 serta Haul KH. Abdurrahman ke-104. (Foto: Dimas).

WARTAPHOTO.NET. PATI– Suasana hangat dan penuh kerinduan menyelimuti gedung Madrasah Tsanawiyah Manahijul Huda pada Selasa (30/6/2026).

Ratusan alumni dari berbagai angkatan berkumpul memadati aula dalam acara Reuni Akbar 2026 yang digelar sekaligus dalam rangka memperingati Harlah Yayasan Pendidikan Islam Manahijul Huda (YAPIM) ke-94 serta Haul KH. Abdurrahman ke-104.

Mengusung tema “Merajut Energi, Mengukir Harmoni: Dari Alumni, Oleh Alumni, untuk Madrasah Tercinta”, momentum ini sukses menjadi jembatan yang menyatukan lintas generasi, mulai dari lulusan lawas hingga alumni muda.

Menariknya, kehadiran ratusan peserta ini tampak didominasi oleh kaum ibu-ibu yang antusias menghidupkan suasana temu kangen.

Ketua Panitia Reuni Akbar, Noor Ikhsan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus permohonan maaf kepada seluruh alumni yang hadir. Ia mengungkapkan bahwa acara besar ini dipersiapkan dalam waktu yang relatif singkat, sehingga masih banyak kekurangan yang harus disempurnakan.

“Persiapan kami hanya sekitar 2,5 bulan. Oleh karena itu, bila ada kekurangan di sana-sini, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Namun, bagi kami ini adalah momen ‘mbabat dalan‘ (membuka jalan) untuk kembali nyambung roso (menyambung rasa) antar-alumni yang sudah lama terpisah,” ujar Noor Ikhsan penuh haru.

​Apresiasi terhadap perubahan positif madrasah juga datang dari salah satu alumni, Ahmad Shofwan yang saat ini menjadi pengacara di Bumi Mina Tani. Ia mengaku bangga dengan perkembangan fasilitas madrasah saat ini yang dinilai sangat representatif untuk menyelenggarakan acara besar.

“Kalau acara seperti ini, kita bisa saling jagong (mengobrol) antarangkatan dan bertukar pikiran dengan nyaman. Luar biasa sekarang sudah di gedung yang cukup bagus, jadi tidak usah repot pakai tenda lagi,” ungkap Ahmad Shofwan.

Sementara itu Kepala Madrasah Tsanawiyah yang juga alumni, Ahmad Jami’in menyebut, peran alumni bukan sekedar penggembira pada even tertentu, namun juga mampu sebagai kepanjangan madrasah.

“Tentu peran alumni ini bukan sekedar reuni kumpul-kumpul dan bergembira, namun mampu menyambung rasa seperti yang telah disampaikan tadi. Dulu orang tuanya sekolah di madrasah sini, kemudian anaknya, saudaranya diajak bersekolah disini juga. Ada rasa ikatan yang kuat kepada madrasah,” tuturnya.

​Esensi dari kekuatan lintas generasi ini semakin terasa saat salah satu alumni angkatan 1993 yang kini telah sukses menjadi akademisi, Prof. Dr. Ahmad Attabik, membagikan kisah inspiratifnya di hadapan ratusan pasang mata.

Prof. Attabik menceritakan perjalanan panjang pendidikannya yang dimulai dari lingkungan madrasah lokal hingga mampu menembus kancah internasional. Beliau menempuh studi S1 di Mesir, S2 di Yogyakarta, meraih gelar Doktor (S3) pada tahun 2013, hingga dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) pada tahun 2023.

Tak hanya itu, riset dan penelitiannya tentang dunia pendidikan telah membawanya berkeliling ke 15 negara, termasuk meneliti sistem pendidikan maju di Australia.

​Di balik semua capaian mentereng tersebut, Prof. Attabik menegaskan bahwa fondasi utamanya adalah restu dan ketulusan para guru di YAPIM.

“Hingga saat ini, kita semua perlu bersyukur pernah mendapatkan didikan dari guru-guru kita yang sangat tulus dan ikhlas. Alhamdulillah, didikan penuh berkah itu yang membuat kita semua bisa bermanfaat bagi masyarakat luas hingga sekarang,” tutur Prof. Attabik disambut tepuk tangan riuh.

Tak mau beranjak, ratusan alumi yang hadir terus mengikuti kegiatan tahap demi tahap hingga pembagian puluhan hadiah hiburan yang telah disiapkan.

Acara Reuni Akbar ini tidak sekadar menjadi ajang nostalgia, melainkan menjadi pembuktian nyata bahwa energi dan harmoni yang dirajut oleh para alumni akan terus mengalir kembali untuk kemajuan Madrasah Manahijul Huda tercinta.

Reporter: Dimas

Editor: Revan Zaen

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close