16
September
2026
Rabu - : WIB

DPRD Pati Dorong Tradisi Meron Sukolilo Diperkuat sebagai Warisan Budaya

wartaphoto
2026/08/30 pada Berita, DPRD Pati

WARTAPHOTO.NET. PATI – Tradisi Meron di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai bagian penting dari identitas budaya daerah. DPRD Kabupaten Pati mendorong pemerintah daerah bersama masyarakat untuk memperkuat upaya pelestarian tradisi yang sarat nilai sejarah, religi, dan kearifan lokal tersebut.

Ketua DPRD Pati Ali Badrudin mengatakan, Meron bukan sekadar tradisi tahunan masyarakat Sukolilo. Lebih dari itu, tradisi tersebut merupakan bagian dari kekayaan budaya yang melekat dengan sejarah dan kehidupan masyarakat Kabupaten Pati.

Menurut Ali, keberadaan Meron perlu dijaga agar tetap bertahan di tengah perubahan zaman. Pelestarian budaya, kata dia, penting dilakukan agar generasi muda tetap mengenal dan memahami warisan leluhur di daerahnya.

“Meron ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat kuat. Karena itu, kami di DPRD tentu mendukung apabila tradisi ini terus diperkuat sebagai salah satu warisan budaya Kabupaten Pati,” ujar Ali.

Politikus Fraksi PDIP tersebut menegaskan, pelestarian Tradisi Meron bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat Sukolilo. Pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat Pati dinilai memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.

Ali berharap Meron dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya tanpa kehilangan nilai dan karakter aslinya. Penguatan tradisi juga dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya Pati kepada masyarakat yang lebih luas.

“Ini bukan hanya milik Sukolilo, tetapi sudah menjadi bagian dari kekayaan budaya Pati. Yang terpenting bagaimana tradisi ini bisa terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” imbuhnya.

Sementara itu Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan Tradisi Meron bukan sekadar tradisi Desa Sukolilo. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Tradisi Meron Desa Sukolilo 2026 di Halaman Masjid Baitul Yaqin Sukolilo, Kamis (27/8/2026). Menurutnya, Meron merupakan bagian dari kekayaan adat Kabupaten Pati yang perlu dilestarikan bersama.

“Acara Meron bukan hanya acara Desa Sukolilo, melainkan acara adat Kabupaten Pati yang harus kita lestarikan bersama untuk anak cucu kita,” kata Risma Ardhi Chandra.

Plt Bupati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Pati akan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Tradisi Meron pada tahun-tahun berikutnya. Dukungan tersebut diarahkan agar tradisi ini terus hidup dan berkembang sebagai kekayaan budaya daerah.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close