16
September
2026
Rabu - : WIB

6.642 Hektare Lahan Pertanian di Pati Puso

wartaphoto
2023/03/15 pada Berita, Pati, wartaphoto

WARTAPHOTO.NET. PATI –  Seluas 7.242 hektare lahan pertanian di Kabupaten Pati terdampak banjir. Akibatnya, 6.642 hektare sawah alami gagal panen atau puso.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Pati, Niken Tri Meiningrum, mengatakan, ribuan hektare lahan pertanian yang terdampak banjir meliputi puluhan desa di 10 Kecamatan.

Di antaranya Kecamatan Pati, Margorejo, Gabus, Kayen, Sukolilo, Juwana, Jakenan, Wedarijaksa, Tayu, dan Dukuhseti.

“Banjir pertama belum sempat surut, ini terkena lagi. Yang jelas kita luas panennya pasti akan berkurang. Dari 7.242 yang terkena itu akan mengurangi produksi kita,” kata dia.

Meksi demikian, ia memastikan jika produksi beras di Pati masih menunjukkan angka surplus. Sebab, di Pati terdapat ratusan ribu hektare lahan tanaman padi.

“Secara keseluruhan luas tanam kita per tahunnya 100 ribu hektare lebih. Secara kebutuhan di sini kita masih surplus setiap tahunnya,” tutur dia.

Bantuan Benih

Niken menjelaskan, pihaknya sudah mulai mendistribusikan bantuan benih padi kepada para petani yang terdampak banjir.  Ada 67 ton lebih benih padi yang bakal disalurkan.

Ia menyebut, puluhan ton benih tersebut merupakan bantuan dari pemerintah provinsi. Pihanya akan menyalurkan kepada petani di enam kecamatan pada bulan ini. Yakni di Kecamatan Margorejo, Gabus, Pati, Juwana, Jakenan, dan Dukuhseti.

“Tahap pertama di bulan Maret ini kita ada 2.694 hektare dengan total 67.350 kilo. Jadi nanti per hektarenya mendapatkan 25 kilo,” sebut dia.

Pihaknya menargetkan, bantuan benih itu akan terdistribusikan secara keseluruhan selama tiga pekan.

“Sebagian sudah terdistribusikan. Jadi bertahap seperti kemarin Gabus. Mudah-mudahan Minggu ketiga di Maret ini bisa terdistribusikan semuanya supaya bisa di tanam di bulan Maret,” ujar dia.

Niken menambahkan, bantuan benih untuk wilayah lain bakal diusulkan pada bulan keempat nanti. Hal itu lantaran usulan ke pemerintah provinsi harus sesuai dengan jadwal tanam para petani.

“Seperti Sukolilo belum berani, karena Maret ini masih tergenang. Jadi kita usulkan di bulan April,” pungkas dia.

Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.

Disalin

Tinggalkan Balasan

copyright wartaphoto.net 2026
MENU
oogle close