
WARTAPHOTO.NET. PATI – Jembatan Juwana yang baru selesai pengerjaannya, kini telah lolos uji beban atau Structural Health Monitoring System (SHMS). Jembatan itu aman digunakan selama 50 tahun ke depan.
Jembatan itu dinilai sudah memenuhi standar frekuensi getaran yang diinginkan. Yang mana, mampu mencatat frekuensi getaran sebanyak 2,54 Hz.
Adapun uji beban dilakukan selama tiga jam dengan menutup arus kendaraan ke arah Kota Rembang. Penutupan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB.
Supervisor PT Bukaka, Sindu Yoga mengatakan, hasil uji yang dilakukan sudah sesuai dengan ekspektasi yang diinginkan.
“Berdasarkan hasil getaran sebanyak itu kurang lebih sudah memenuhi standar yang ditetapkan dan sudah boleh dilewati kendaraan,” kata dia, (5/5/2023).
Dia menyebut, jembatan itu diperkirakan bakal bisa digunakan hingga 50 tahun ke depan. Namun, umur jembatan juga tergantung dengan beban kendaraan yang melintas.
Sementara Manager PT Baja Titian Utama, Fathoni menjelaskan, umur jembatan bisa saja lebih cepat dari yang diprediksikan. Hal itu bergantung pada beban di atas jembatan.
Ia menuturkan, untuk melakukan analisis dan pencegahan pendeknya umur jembatan, pihaknya telah memasang sensor di arah masuk jembatan. Sensor yang juga dilengkapi CCTV itu akan digunakan untuk memonitor kendaraan yang melintas. Dalam hal itu, pihaknya akan bekerjasama dengan Bina Marga untuk menindak jika ada kendaraan overload.
“Artinya semakin banyak kendaraan yang overload, beban yang diterima jembatan juga semakin banyak. Faktor beban yang melintas akan sangat berpengaruh pada umur jembatan,” tandas dia.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.