
WARTAPHOTO.NET. PATI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polresta Pati melaksanakan kegiatan Upacara Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharma Pati dan Monumen Perjuangan PPI (Brimob Polri), Selasa (27/6/2023) pagi.
Kegiatan tersebut di bagi dal dua tempat yang dilaksanakan secara bersamaan. Untuk Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Giri Dharma dipimpin oleh Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, sedangkan kegiatan Tabur Bunga di Monumen Perjuangan Brimob dipimpin oleh Wakapolresta Pati AKBP Dandy Ario Yustiawan.
Upacara ditandai dengan Penghormatan kepada arwah Pahlawan dan meletakan karangan bunga di tugu pahlawan, dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di masing-masing makam Pahlawan.
Kegiatan dipimpin oleh Kapolresta Pati beserta ketua Bhayangkari Cabang Kota Pati dan diikuti oleh Perwira, serta pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Pati.
Ziarah dan Tabur Bunga dalam rangka hari Bhayangkara ke-77 Polresta Pati ini dilakukan untuk mengenang perjuangan Kapolres Pati yang pertama, yakni AKBP Agil Kusumadya yang dimakamkan di TMP Giri Dharma turut Desa Puri Pati.
Sedangkan Tabur Bunga di monumen Perjuangan yang berlokasi di Dukuh Cangkring Desa Widorokandang yaitu untuk mengenang Peristiwa yang dicatatkan pada batu prasasti tugu peringatan tersebut terjadi pada tanggal 19 Desember 1948.
Kegiatan tabur bunga di lokasi tersebut dilakukan untuk mengingatkan perjuangan Polisi Istimewa atau Brimob masa itu, serta mengenang pengorbanan yang pernah terjadi di Pati yang patut diteladani.
Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan yaitu sebagai bentuk rasa hormat dan syukur Polresta Pati kepada jasa para Pahlawan Polri.
“Dengan melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan ini, selain untuk mengenang, menghargai dan menghormati jasa para Pahlawan juga saya berharap seluruh anggota dapat meneladani dan menanamkan semangat jiwa pengorbanan itu di dalam hatinya masing–masing sebagai Bhayangkara Negara sehingga dapat menjalankan tugas sehari-harinya dengan profesional, tulus dan ikhlas demi terwujudnya Polri yang Presisi,” kata dia.
Kapolresta Pati menuturkan, sejarah pertempuran sengit yang terjadi di lokasi monumen perjuangan merupakan bukti nyata bahwa perjuangan Polisi Istimewa dalam membela tanah air harus selalu terkenang.
“Untuk memberikan penghormatan dan penghargaan yang tidak ternilai, Pemerintah Daerah sangatlah tepat jika pembangunan tugu peringatan yang ada di sekitar dukuh Cangkring didirikan,” tandas dia.
(*/wartaphoto).