
WARTAPHOTO.NET. PATI – Selama bulan Ramadan, Masjid Djauharotul Imamah, Kaborongan, Pati Lor, Kabupaten Pati, menyediakan menu takjil dan hidangan gratis untuk berbuka puasa.
Menu makanan yang disajikan untuk para jemaah pun berganti-ganti.
Pada Selasa (12/3/2024), pihak masjid menyediakan menu berupa zuppa soup, kurma, dan teh hangat.
Sebelum berbuka puasa, para jemaah terlebih dahulu mengikuti kajian Islam. Khusus anak-anak, juga disediakan arena kegiatan tersendiri di halaman belakang masjid.
Kemudian menjelang azan magrib, Pemuda Pecinta Masjid (PPM) dan relawan membagikan takjil kepada jemaah.
Setelah salat magrib berjamaah, jemaah kemudian menikmati hidangan utama berupa asem-asem iga sapi lengkap dengan nasi putih dan kerupuk.
Ketua Takmir Masjid Djauharotul Imamah, Ustaz Sigit Sulistiyo mengatakan, pihaknya menyediakan 300 porsi menu takjil dan makanan untuk berbuka. Menu yang disajikan pun diusahakan yang menggugah selera. Menurut dia, ini sebagai bentuk upaya memuliakan para tamu Allah di masjid.
“Hari ini kami sediakan zuppa soup dan asem-asem iga. Besok lagi ada sup ayam, opor, dan lain-lain. Berganti-ganti tiap hari,” tutur dia.
Ia mengatakan, pihak masjid berupaya membuat jemaah merasa nyaman ketika berbuka puasa.
“Kalau di rumah kan biasanya nyaman, enak, dan asyik, saat berbuka puasa. Kami pindah suasana itu ke masjid supaya mereka mau datang ke masjid,” jelas Ustaz Sigit.
Dia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan pihak masjid untuk menggelar buka puasa gratis selama Ramadan mencapai Rp 180 juta. Anggaran itu bersumber dari donasi para jemaah masjid.
“Kegiatan kami ini untuk umum. Siapa saja silakan bergabung. In syaallah kalau kegiatan dan aktivitas Ramadan di masjid, kebersamaan, ukhuwah islamiyah, bisa terjalin dengan baik,” ujar Ustaz Sigit.
Salah satu jemaah yang mengikuti buka puasa bersama, Muhammad Nurajay menilai, kegiatan seperti ini bisa menjadi daya tarik untuk memakmurkan masjid.
“Terpenting adalah silaturahim dan ukhuwah islamiyahnya terjaga. Karena semua bernilai ibadah. Di sini ada rasa guyub,” kata dia.
Reporter : Putra
Editor : Revan Zaen.