
WARTAPHOTO. NET. JUWANA– Pedagang janur musiman kini sudah mulai menjamur di pasar-pasar tradisional di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, pada H+3 hari raya Idulfitri 1455 H, Jumat (12/4/2024).
Seperti terlihat di pasar Juwana Baru, sejumlah pedagang janur berjejer di depan area pasar untuk menjajakan dagangannya.
Menurut mereka, di lokasi tersebut sangat strategis karena kerap dilalui para pembeli bahkan para pemudik dari luar kota, sehingga tidak jarang mereka untuk membelinya.
Seperti yang dialami Darsi, salah satu pedagang janur dari Desa Dukutalit, yang mana dagangannya diborong oleh pemudik.
“Pagi ini lumayan, ramai pembeli. Bahkan tadi ada salah satu seorang pemudik yang memborong janur yang berbentuk kupat jadi,” ucapnya saat ditemui Wartaphoto, Jumat (12/4/2024).
Selain janur lonjoran, Darsi juga menjual yang sudah berbentuk ketupat.
“Untuk yang berbentuk kupat, kami jual dengan harga Rp25 ribu per 10 biji. Sedangkan yang lonjoran harganya Rp30 ribu per 50 biji,” ujarnya.
Adapun untuk janur kelapanya, Darsi mengaku mendapatkan dari Desa Cabak Kecamatan Tlogowungu, dan ada dari luar daerah Pati.
“Dari Desa Cabak cuma sedikit, kebanyakan dari Purwokerto,” pungkasnya.
Sementara itu, Karyati salah satu pembeli mengatakan, selalu membeli janur untuk membuat ketupat di hari ke lima lebaran meski harganya mahal.
“Agak mahal sih harganya. Tapi mau gimana lagi, lebaran kan cuma setahun sekali, kalau lebaran tanpa ada ketupat rasanya ada yang kurang,” ucapnya.
Reporter : Arton
Editor : Revan Zaen.