
WARTAPHOTO.NET. PATI – Festival Muria Raya ke-4 kini telah digelar. Festival itu berlangsung di Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati pada 8-15 September 2024. Gamelan Total Kaca (Gatotkaca) menjadi tema Festival Muria Raya kali ini.
Sejumlah karya seni dipamerkan dalam pembukaan festival pada Minggu (8/9/2024). Beberapa lukisan tampak tertata rapi di sebuah rumah warga yang disulap menjadi galeri.
Tak hanya itu, gamelan yang terbuat dari kaca juga tertata untuk menghiasi ruangan tersebut. Gamelan-gamelan itu merupakan buatan warga Pati serta ada juga yang dibuat oleh warga Karanganyar dan Pacitan.
Selain pameran, berbagai pertunjukan juga bakal digelar pada tanggal 14-15 September mendatang. Beberapa seniman dari berbagai daerah hingga mancanegara bakal untuk gigi. Seperti dari Singapura, Magelang, Bandung dan para seniman asal Kabupaten Pati.
Salah satu penggagas festival, Arif Acong menjelaskan, konsep Festival Muria Raya kali ini dimulai dari ide gila sejumlah orang. Mereka ingin mengembangkan gamelan kaca temuan Muhammad Sulthoni Sastrowidjoyo alias Tony Konde.
“Kita belajar dari nol dan datangkan dua tungku untuk membuat gamelan kaca. Dalam waktu yang sependek ini kita buat gamelan kaca,” jelas dia.
Pihaknya berharap, Festival Muria Raya ini bukan hanya sekadar euforia semata, melainkan juga bisa menggandeng warga untuk bersama-sama bergerak dan berkesenian.
“Tidak hanya pindah riset tapi kita bersama warga bersama-sama melahirkan Gatotkaca (gamelan total kaca). Seharusnya tiga tahun tapi kami pangkas menjaga lima bulan,” kata dia.
Dalam proses pembuatan gamelan kaca ini, pihak Festival Muria Raya juga melibatkan pengrajin dari Cirebon, Gunadi Saputra. Ia mendampingi para tim produksi agar bisa memproduksi gamelan tersebut.
Reporter : Putra
Editor: A. Muhammad