
WARTAPHOTO.NET. TLOGOWUNGU– Jalan Tlogowungu – Lahar Kabupaten Pati mengalami kerusakan di sejumlah titik. Hal ini membuat para pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati.
Berdasarkan pantauan Wartaphoto, sejumlah titik kerusakan berada di ruas jalan Desa Regaloh dan Desa Lahar. Terdapat material aspal merekah, membentuk kubangan cukup lebar. Selain itu, juga ada titik yang aspalnya mengelupas.
Kondisi jalan rusak ini pun dikeluhkan oleh masyarakat yang melintas. Salah satunya Ika. Warga Desa Tajungsari Tlogowungu ini mengaku pernah terperosok di jalan Desa Lahar yang kondisinya memprihatinkan.
“Kemarin saya jatuh di jalan rusak itu. Jalan yang rusak parah ada di dekat madrasah Lahar. Saya khawatir kalau tidak segera diperbaiki nanti banyak yang terperosok, apalagi kalau musim hujan,” ungkap dia kepada Wartaphoto, Sabtu (21/9/2024).
Pengendara lalinnya, yakni kafi, mengeluhkan kondisi jalan rusak di Desa Regaloh Tlogowungu. Ia mengaku pernah terperosok hingga ban motornya bocor.
“Harus hati-hati kalau lewat sini, apalagi banyak dump truk yang melintas, harus sabar juga karena jalanan rusak. Saya tadi terperosok sampai ban bocor. Harapannya jalan rusak ini segera diperbaiki oleh pemerintah,” ucap dia.
Melihat kondisi ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati bakal segera memperbaiki jalan Tlogowungu-Lahar lebih tepatnya di Desa Regaloh. Perbaikan jalan tersebut akan dilaksanakan sekitar pertengahan Oktober tahun ini.
Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Pati, Hasto Utomo menyatakan, anggaran yang digunakan untuk perbaikan sebesar Rp 200 juta.
“Untuk jalan Tlogowungu-Lahar, lokasi perbaikan di dekat Buper (Bumi Perkemahan) Desa Regaloh, sudah diusulkan di perubahan anggaran tahun 2024 sebesar Rp 200 juta. Perbaikan akan dilakukan pertengahan bulan Oktober,” kata dia kepada wartawan.
Hasto mengungkapkan, pihaknya akan memperbaiki jalan rusak itu sepanjang kurang lebih 350 meter.
“Mengingat waktu pelaksanaan di perubahan anggaran hanya kurang lebih dua bulan, sehingga akan diaspal. kalau beton tidak cukup waktunya,” ungkap dia.
Reporter : Putra
Editor : A. Muhammad